Beranda Bandung Raya Tolak Rizieq Shihab, Kali Ini Front Pembela Bangsa Adakan Aksi di DPRD...

Tolak Rizieq Shihab, Kali Ini Front Pembela Bangsa Adakan Aksi di DPRD Jabar

BERBAGI
Massa Front Pembela Bangsa Melakukan Aksi Pembakaran Poto Rizieq Shihab (istimewa)

BANDUNG, PASUNDANNEWS – Front Pembela Bangsa dan Relawan Rakyat Peduli Covid-19 menolak kedatangan Rizieq  Sihab di Kota Bandung dan di wilayah Jawa Barat.

Hal itu terlihat saat aksi yang dilakukan di depan kantor DPRD Jawa Barat pada senin (23/11/2020).

Puluhan massa tersebut membawa spanduk dan poster yang berisikan penolakan atas kedatangan Rizieq ke Kota Bandung.

Menurut Koordinator Lapangan aksi Anjar mengatakan, bahwa Rizieq adalah pemecah bela kesatuan persatuan bangsa terlihat dari pernyataan yang mengajak umat untuk berkumpul.


Baca Juga: Jadwal dan Klasemen Liga Champions Live SCTV 25-26 November 2020

Baca Juga: Bertemakan “Semangat 21-25 Keren Menuju Jawa Barat Juara Lahir Batin”, BKKBN Sosialisasi di Cikarang Barat


“Dia ini pemicu api yang membawah pepecahan umat,” ujarnya.

Anjar menambahkan bahwa kedatangan Rizieq ke Kota Bandung atau Jawa Barat akan membawa dampak Covid-19.

“Kalau kita lihat kejadian dijakarta ribuan massa berkumpul tidak menuntut kemungkinan akan terbentuk kluster baru Covid-19,” Tambahnya.

Kemudian berdasarkan pantauan di lapangan massa membawa spanduk yang bergambarkan Rizieq tersebut melakukan aksi pembakaran poto Rizieq di depan kantor DPRD Jawa Barat.

“Angkat, tarik keatas, tambah lagi apinya,” teriak koorlap aksi diatas mobil pengeras suara.

Pembakaran tersebut ia nilai adalah hal wajar, sebab pihaknya menilai Rizieq adalah penyebar kebencian pada umat dan bisa membawah pepecahan di NKRI.


Baca Juga: PSBB Transisi Jakarta Kembali Diperpanjang, Berikut Jumlah Kasus Covid-19 di DKI

Baca Juga: Minta 2 Rekannya di Bebaskan, PRMB Geruduk Polrestabes Bandung


“Tidak selayaknya seorang ulama  mengeluarkan pernyataan kotor di acara maulid nabi Muhammad SAW dan membuat gaduh di negeri ini, belum lagi masalah yang tidak menjalankan protokol kesehatan ,” Ujarnya.

Pihaknya berharap pemerintah setempat maupun pihak kepolisian tidak memberikan izin atas acara yang mengumpulkan massa dalam jumlah banyak di Kota Bandung.

“Kita dukung TNI Polri agar menindak pihak-pihak yang melakukan giat makar maupun yang tidak menjalankan protokol Covid-19,”. Tutupnya.