Beranda Ragam Bupati Ciamis Resmikan Kampung Warna dan Rumah Sampah di Desa Ciomas Panjalu

Bupati Ciamis Resmikan Kampung Warna dan Rumah Sampah di Desa Ciomas Panjalu

BERBAGI
Istimewa

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya dan Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra menghadiri acara peresmian Kampung warna dan Rumah Sampah di Dusun Baros, Desa Ciomas, Kecamatan Panjalu Ciamis, Rabu (11/11/2020).

Hadir pula dalam acara tersebut Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sekertaris Dinas DPMD, Rektor Universitas Galuh, Camat Panjalu, Kepala Desa Ciomas, tokoh masyarakat dan diikuti oleh masyarakat setempat.

RANCANGAN APBD KABUPATEN CIAMIS TA 2021

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Kepala Desa Ciomas serta jajarannya, karena telah mampu berinovasi dan berkreasi dalam upaya meningkatkan pendapatan desa dengan membentuk Kampung warna, Rumah Sampah dan Wisata Puncak Baros.

Herdiat mengatakan, Kampung Warna di Ciomas merupakan terobosan baru di Ciamis dan dapat menarik wisatawan lokal maupun dari luar.

“Kampung warna di Dusun Boras ini merupakan terobosan baru di Ciamis. Dengan mengecat warna-warni setiap rumah di dalam satu kampung dapat menarik pengunjung sehingga tidak menutup kemungkinan dapat menarik wisatawan dari dalam maupun dari luar negeri,” ucap Herdiat.

Herdiat menambahkan, untuk lebih dikenali dan lebih menarik pengunjung, agar dibuat gerbang khusus sebagai pengenal dan sebagai ciri khas dari Kampung Warna.

“Supaya lebih dikenali dan lebih menarik sebaiknya di bagian depan jalan masuk dusun, di buat gerbang khusus sebagai pengenal dan ciri khas dari Kampung Warna,” ungkapnya.

Terkait Rumah Sampah, orang nomor satu di Ciamis ini menuturkan, hal tersebut dapat menjadi alternatif pengurangan sampah, pasalnya sampai saat ini sampah merupakan salah satu masalah yang harus benar-benar disikapi dan ditangani dengan sungguh-sungguh.

“Dengan adanya rumah sampah, masyarakat mampu berkreasi dan berinovasi menjadikan sampah menjadi bernilai dan memiliki nilai jual, apalagi sampah plastik perlu waktu 30 tahun untuk sampai hancur,” tuturnya.

“Serupa dengan Rumah Sampah, Kabupaten Ciamis memiliki 290 bank sampah yang tersebar di berbagai daerah,” jelasnya.

Penanaman Pohon di Puncak Baros

Selain peresmian Kampung Warna dan Rumah Sampah, dalam kesempatan itu juga diadakan penanaman pohon di salah satu destinasi wisata yakni di Puncak Baros Ciomas.

Bupati Herdiat mengajak kepada masyarakat untuk sama-sama menciptakan wilayah ramah lingkungan. Masyarakat yang menyadari pentingnya lingkungan bersih dan asri serta memelihara budaya gotong royong.

“Beberapa waktu lalu terjadi bencana banjir dan longsor di Banjarsari, setelah ditelusuri bencana tersebut akibat hutannya yang gundul dan sungai yang dangkal dan tersumbat akibat kebiasaan masyarakat membuang sampah ke sungai,” ungkapnya.

“Kita wajib berupaya agar kejadian tersebut tidak terulang lagi, kita harus sama-sama menjaga lingkungan dengan cara tidak membuang sampah sembarangan. jika kita jaga alam maka alam akan menjaga kita,” jelasnya

Sementara itu Kepala Desa Ciomas yang juga sebagai Ketua Umum APDESI Kabupaten Ciamis, Yoyo Wahyono mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya Kepada Bupati Ciamis dan Wakil bupati Ciamis beserta rombongan karena sudah berkenan hadir dalam acara tersebut.

Yoyo mengatakan, Desa Ciomas merupakan salah satu Desa yang memiliki potensi yang luar biasa khusunya pengembangan potensi di sektor pariwisata. Ia berharap, pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas terkait dapat mendorong kemajuan potensi tersebut.

Yoyo menambahkan, penduduk di Desa Ciomas kurang lebih berjumlah 9 ribu orang, yang tersebar di 11 dusun. Menurutnya, meski jumlah penduduk yang cukup besar, namun Desa Ciomas dapat berkembang dan tidak tertinggal oleh desa yang lain.

“Meski dengan jumlah penduduk yang besar, Desa Ciomas bisa berkembang dan tidak tertinggal oleh desa yang lain, salah satunya berkat potensi desa dan sebagian besarnya berkat bantuan pemerintah melalui pembangunan desa,” pungkasnya.

BERBAGI