BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Bank bjb menggelar kegiatan pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dan penyaluran kredit di Kota Banjar, Jawa Barat, Kamis (14/7/2022).

Hal itu sebagai bentuk komitmen bank bjb dalam melakukan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya para pelaku UMKM.

Pemberdayaan terhadap para pelaku UMKM penting dilakukan karena punya peran penting sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Banjar, Ade Uu Sukaesih, Wakil Wali Kota Banjar, Nana Suryana dan turut dihadiri pula CEO Regional III R. Lina Risnaeni Ahmad.

Selain itu juga, Asisten Bidang Perekonomian, Kepala Dinas KUK Jawa Barat, Kepala Dinas KUKMP Banjar, Ketua Penggerak PKK, Ketua KADIN dan Pendamping UMKM Juara Kota Banjar, serta bank bjb Sentra UMKM /PESAT.

bank bjb Kantor Wilayah III melalui Kantor Cabang Banjar dan Dinas KUKMP menggandeng 150 pelaku usaha yang tergabung dalam UMKM Juara Kota Banjar melakukan gerakan non tunai dengan melakukan aktivasi bjb DiGi dan QRIS.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto mengatakan, kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen dalam mendorong percepatan digitalisasi transaksi dan penyaluran kredit UMKM.

“bank bjb berkomitmen untuk terus mendorong percepatan digitalisasi transaksi dan juga penyaluran kredit UMKM melalui skema perorangan maupun pola kemitraan,” kata Widi Hartoto.

bank bjb Permudah Pelaku UMKM Kembangkan Usaha

Widi menerangkan, bank bjb memiliki sejumlah fasilitas pembiayaan dan juga program yang memudahkan pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnisnya.

Salah satunya melalui bjb Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera) untuk pembiayaan ultra mikro yang disalurkan secara berkelompok.

bjb Mesra dikoordinasikan melalui rumah ibadah setempat, dengan bunga 0 persen dan tanpa agunan.

bank bjb juga ditunjuk pemerintah pusat menjadi bank penyalur KUR dengan bunga hanya 3%.

Selain pembiayaan, bank bjb juga konsisten melakukan pemberdayaan bagi pelaku UMKM melalui beragam program inovatif.

Diantaranya yaitu melalui bjb PESAT untuk membantu meningkatkan kompetensi dan kapasitas UMKM melalui pelatihan sehingga para pelaku dapat naik kelas.

Selanjutnya juga melalui aplikasi bjb Disentra (Digital Sistem Edukasi dan Interaksi). bank bjb menyediakan sarana ruang pertemuan bagi pelaku UMKM.

Seperti seminar online hingga pasar UMKM sebagai layanan khusus debitur UMKM untuk promosi secara online.

Kehadiran bjb Disentra juga diarahkan agar UMKM akrab dengan dunia digital sehingga dapat bermigrasi secara perlahan ke platform penjualan digital.

Widi pun menegaskan bahwa bank bjb akan terus mendorong perkembangan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi di Indonesia.

“bank bjb akan terus mendorong pertumbuhan UMKM dengan kolaborasi bersama pemerintah dan banyak pihak agar UMKM bisa naik kelas,” pungkasnya. (Herdi/PasundanNews.com)

Artikel sebelumyaKapolres Cianjur Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan TPS Serentak Tahun 2022
Artikel berikutnyaWarga Sukadana Ciamis Bisa Bayar Pajak Motor dan PBB Berkat Hasil Menabung di Bank Sampah