Beranda Ciamis Agun Gunandjar Sudarsa Apresiasi Pemuda Pengrajin Kayu di Saung Cuklik Ciamis

Agun Gunandjar Sudarsa Apresiasi Pemuda Pengrajin Kayu di Saung Cuklik Ciamis

BERBAGI
Anggota Komisi XI DPR RI, Drs Agun Gunandjar Sudarsa Bc.IP.,M.Si., saat melihat Salah satu kerajinan seni ukir kayu di Saung Cuklik Pamarican Ciamis. Foto/Istimewa

CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Anggota Komisi XI DPR RI, Drs Agun Gunandjar Sudarsa Bc.IP.,M.Si., mengapresiasi perkembangan para pemuda pengrajin kayu ukir di Saung Cukik Ciamis Jawa barat.

Hal itu disampaikan Agun saat melakukan kunjungan di Saung Cuklik yang berada di Desa Pamarican, Kecamatan Pamarican Ciamis, Rabu (23/12/2020).

Agun mengungkapkan, dirinya sangat mengetahui perkembangan awal kerajinan kayu ukir di Saung Cuklik yang di gagas para pemuda ini.

“Hadirnya saya kembali kesini memberikan semangat dan motivasi. Apalagi di Saung Cuklik ini hampir semua para pengrajinnya itu adalah anak-anak muda,” ujarnya.

Agun menambahkan, Saung Cuklik ini juga sudah mendapat bantuan program Sosial Bank Indonesia berupa mesin. Ini dimaksudkan kata Agun, agar dalam produksinya bisa lebih cepat karena sebelumnya menggunakan alat tradisonal.

“Semoga Saung Cuklik ini terus berkembang dan menghasilkan karya terbaiknya” ucapnya.

Sementara itu, Ketu pengrajin Kayu Saung Cuklik, Epul mengatakan, di Suang Cuklik ini produksinya kebanyakan pesanan.

“Ada yang membuat ukiran cendramata, piala, tongkat, gong, golek, patung dan masih banyak yang lainnya dan dikerjakan rutin semua kebanyakan oleh para pemuda disini,” katanya.

Dengan adanya Saung Cuklik ini kata Epul, dapat membantu memperoleh pendapatan tambahan bagi para pemuda dan masyarakat setempat, apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Dalam masa pandemi sekarang ini, ternyata hadirnya Saung Cuklik mejadi salah satu solusi. Bisa mendapat penghasilan tambahan bagi masyarakat khususnya para pemuda disini,” ungkapnya.

Diakuinya, saat ini untuk pesanan kerajinan selalu ada tiap harinya, serta dalam pengerjaannya pun bisa cepat karena menggunakan mesin yang merupakan batuan PSBI.

“Kalau dulu di saat ada pesanan jujur pengerjaan di kita agak lama, karena masih menggunakan alat tradisional. Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Kang Agun yang telah memberikan motivasi dan selau konsisten untuk rakyat” pungkasnya.

BERBAGI