BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM –Memperingati Hari Ibu ke-97, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Tiara Kusuma Kabupaten Ciamis bekerja sama dengan Sanggar Kreasida menggelar Pasanggiri Moka Alit dan Remaja Model Batik Kreasi 2025.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (24/12/2025) di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis.
Ketua DPC Tiara Kusuma Kabupaten Ciamis, Nining Ariesti Dewi, menyampaikan bahwa pasanggiri ini merupakan bentuk komitmen organisasi dalam melestarikan budaya Sunda sejak usia dini, khususnya melalui pengenalan tata busana adat yang sesuai pakem.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya tampil percaya diri, tetapi juga memahami serta mampu menerapkan tata busana adat Sunda dengan benar, terutama dalam berkebaya,” ujar Nining.
Pasanggiri ini diikuti oleh 35 peserta yang terbagi dalam tiga kategori usia, yakni PAUD, SD, dan SMP, dengan rentang usia 4 hingga 15 tahun.
Seluruh peserta merupakan mojang jajaka alit dan remaja yang telah mendapatkan pembinaan dan pelatihan di Sanggar Kreasida Kabupaten Ciamis.
Baca Juga :FKUB Ciamis Perkuat Kerukunan Lewat Anjangsana Lintas Iman Sambut Natal 2025
DPC Tiara Kusuma merupakan kepengurusan tingkat cabang dari Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Salon Indonesia (Tiara Kusuma), sebuah organisasi nirlaba yang menaungi para profesional di bidang tata rias, salon, spa, dan kecantikan.
Di bawah kepemimpinan Nining Ariesti Dewi, yang juga dikenal sebagai Owner LPK/Salon Bintang serta Instruktur Tata Kecantikan Rambut Kabupaten Ciamis-organisasi ini aktif menyelenggarakan kegiatan pembinaan yang berorientasi pada pelestarian budaya.
Dalam pasanggiri ini, penilaian difokuskan pada pemahaman dan penerapan tata busana adat Sunda sesuai pakem, seperti penggunaan kebaya yang dipadukan dengan kain batik samping khas Sunda.
“Panitia mewajibkan setiap peserta telah mengenal dan mampu menerapkan pakem berkebaya dengan baik dan benar,” jelas Nining.
Ia menambahkan, kegiatan ini tidak semata-mata bertujuan mencari pemenang, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda.
“Melalui pasanggiri ini, kami ingin menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal, melatih kedisiplinan, kecerdasan, serta membangun rasa percaya diri anak-anak sejak dini,” katanya.
Ke depan, DPC Tiara Kusuma Kabupaten Ciamis berkomitmen untuk terus mengembangkan pasanggiri ini hingga ke tingkat yang lebih tinggi.
Sebelumnya, pada tahun 2025, Kabupaten Ciamis telah mengirimkan 13 peserta ke ajang tingkat DPD Jawa Barat dan berhasil meraih 11 piala juara di tingkat provinsi.
“Peserta terbaik dari seleksi tingkat kabupaten ini akan kami persiapkan untuk mengikuti lomba tingkat DPD Jawa Barat pada tahun 2026 mendatang,” pungkas Nining.
Melalui kegiatan ini, DPC Tiara Kusuma Ciamis menegaskan perannya dalam pelestarian budaya Sunda sekaligus pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi berkarakter, berdaya saing, dan bangga terhadap warisan budaya daerah.
(Pepi Irawan/PasundanNews.com)




















































