BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Kerukunan antarumat beragama tidak lahir dari sekat dan jarak, melainkan dari perjumpaan yang tulus serta komunikasi yang menumbuhkan rasa saling percaya.
Berangkat dari semangat tersebut, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Ciamis menggelar anjangsana lintas iman menjelang perayaan Natal 2025.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua FKUB Ciamis, Dr. Sumadi, M.Ag, didampingi unsur Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Ciamis yang diwakili Wiji Subekti, S.E., kepala Kemenag Ciamis, H. Asep Lukman, S.Ag., M.M., serta unsur Polres Ciamis dan Kodim 0613 Ciamis.
Kolaborasi lintas institusi tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga kohesi sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Anjangsana dilakukan dengan menyambangi delapan gereja dan dua rumah doa yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Ciamis.
Bagi FKUB, kegiatan ini adalah upaya nyata merawat persaudaraan lintas iman.
“Ini sebagai ikhtiar merawat kebersamaan agar kohesi sosial di Ciamis tetap terjaga,” ujar Dr. Sumadi.
Baca Juga :Seni Lintas Iman Perkokoh Persatuan Masyarakat Ciamis, Ketua FKUB: Sarana Efektif Bangun Kerukunan
Adapun gereja yang dikunjungi meliputi Gereja Katolik Santo Yohanes Pembaptis Ciamis, Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Imanuel Ciamis, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Ciamis.
Kemudian, Gereja Katolik Santo Simon Dusun Susuru, Gereja Kristen Pasundan (GKP) Cisaga, Gereja Kristen Kerasulan Indonesia (GKKI) Citamiang Cintaratu–Lakbok, GPdI Sindanghaji Sidaharja–Lakbok, serta GPdI Banjarsari Kecamatan Banjarsari.
FKUB juga mengunjungi Rumah Doa/Gereja Bethel Indonesia (GBI) Banjarsari dan Rumah Doa Kristen Dayeuhlandeuh, Desa Kertajaya, Kecamatan Panawangan.
Dalam setiap kunjungan, FKUB menyampaikan pesan kebersamaan serta dukungan agar pelaksanaan ibadah Natal dapat berlangsung aman, khidmat, dan penuh sukacita.
Wiji Subekti, S.E. menilai anjangsana lintas iman sebagai bagian dari penguatan wawasan kebangsaan sekaligus langkah preventif untuk mencegah potensi gesekan sosial melalui dialog yang berkelanjutan.
Sementara itu, H. Asep menegaskan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan penguatan moderasi beragama, yang menempatkan sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dukungan pengamanan juga disampaikan oleh Polres Ciamis dan Kodim 0613 Ciamis, yang menyatakan kesiapan menjaga situasi kondusif selama perayaan Natal sebagai bentuk perlindungan terhadap hak beribadah setiap warga negara.
Kehadiran FKUB dan unsur negara mendapat sambutan positif dari pimpinan gereja serta pengelola rumah doa.
Bagi mereka, anjangsana ini menjadi simbol kehadiran negara yang humanis sekaligus penguatan solidaritas antarumat beragama hingga ke tingkat akar rumput.
Menutup rangkaian kegiatan, Dr. Sumadi, M.Ag. menegaskan komitmen FKUB Kabupaten Ciamis untuk terus hadir sebagai ruang dialog dan jembatan persaudaraan lintas iman.
“Demi menjaga kohesi sosial serta mewujudkan kehidupan bersama yang damai dan bermartabat di Kabupaten Ciamis,” tutupnya.
(Hendri/PasundanNews.com)




















































