Bupati Ciamis Herdiat Sunarya. Foto/Istimewa

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kabupaten Ciamis berlangsung meriah.

Ribuan warga dari berbagai desa dan kecamatan memadati sejumlah lokasi kegiatan keagamaan yang digelar dalam rangka menyambut 1 Muharam.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya pawai serta berbagai agenda religi yang berlangsung di sejumlah titik, termasuk di kawasan Islamic Center Ciamis, Selasa (16/6/2026).

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menilai tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti kuat bahwa semangat religius warga tetap terjaga meskipun kondisi ekonomi saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan, seperti kenaikan harga bahan bakar minyak dan kebutuhan pokok.

Menurutnya, dampak ekonomi memang dirasakan masyarakat, terutama terhadap daya beli. Namun kondisi tersebut tidak mengurangi semangat warga untuk memeriahkan pergantian tahun dalam kalender Hijriah.

“Situasi ekonomi saat ini memang tidak mudah, tetapi semangat keagamaan masyarakat Ciamis tetap terpelihara dengan baik. Ini menunjukkan kekuatan nilai-nilai religius yang hidup di tengah masyarakat,” ujar Herdiat saat menghadiri kegiatan Silaturahmi Akbar di Islamic Center Ciamis.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu pusat peringatan Tahun Baru Islam yang diprakarsai Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) bersama Forum Persaudaraan Islam.

Pemerintah daerah melakukan pemantauan langsung terhadap sejumlah lokasi kegiatan yang tersebar di wilayah Ciamis.

Dalam kesempatan itu, Herdiat juga mengungkapkan rencana pemerintah daerah untuk menggelar kegiatan sosial pada 10 Muharam mendatang.

Program tersebut akan dilaksanakan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis dengan melibatkan anak-anak yatim dari seluruh desa.

Pemerintah berencana mengundang masing-masing 10 anak yatim dari setiap desa untuk mengikuti kegiatan mengaji bersama di Pendopo Kabupaten Ciamis.

Selain sebagai bentuk perhatian kepada anak yatim, kegiatan tersebut diharapkan membawa keberkahan bagi pembangunan daerah.

Baca Juga :Tahun Baru Islam 1448 H, Sopwan Ismail Ingatkan Pentingnya Muhasabah dan Semangat Hijrah Menuju Pribadi Lebih Baik

“Kami berharap doa-doa dari anak-anak yatim dapat menjadi penyemangat sekaligus membawa keberkahan bagi perjalanan pemerintahan dan kemajuan Kabupaten Ciamis,” katanya.

Di sektor pendidikan, Pemkab Ciamis kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan.

Saat ini, FKDT bersama sejumlah sekolah tingkat SMP dan SMA telah menjalankan program pembelajaran agama, termasuk peningkatan kemampuan baca tulis Al-Qur’an bagi para pelajar.

Sementara itu, pemerintah daerah memastikan tidak akan menerapkan sistem sekolah lima hari bagi siswa Sekolah Dasar (SD).

Kebijakan tersebut diambil agar peserta didik tetap memiliki waktu mengikuti pendidikan agama di Madrasah Diniyah setelah kegiatan belajar formal selesai.

Herdiat menegaskan, keberadaan Madrasah Diniyah memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda. Karena itu, ruang belajar agama bagi anak-anak harus tetap tersedia.

“Kami ingin anak-anak tetap memiliki kesempatan belajar agama setelah pulang sekolah. Pendidikan formal dan pendidikan diniyah harus berjalan beriringan untuk membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak,” tegasnya.

Menjelang memasuki tahun baru Hijriah, Pemkab Ciamis mengajak masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai sarana introspeksi dan perbaikan diri.

Warga diharapkan terus meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta memperbaiki perilaku dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang.(Pepi Irawan/PasundanNews.com)