Ketua TP PKK Kota Banjar Ajak KWT Perkuat Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Keluarga. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjar, Hj. Hetti Puspitawati Sudarsono mengajak kelompok wanita tani (KWT) untuk bersama-sama memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan keluarga.

Hal tersebut Hetti sampaikan saat menghadiri pertemuan KWT se-Kota Banjar, di Aula Desa Langensari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jumat (12/6/2026).

Turut hadir perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Camat Langensari, Kepala Desa Langensari, Ketua KTNA, Ketua HKTI, Ketua Forum KWT, serta para anggota KWT dari berbagai wilayah.

Hetti menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota KWT yang selama ini aktif mendukung program ketahanan pangan, peningkatan gizi keluarga, serta pemberdayaan perempuan.

Menurutnya, keberadaan KWT memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

Berbagai kegiatan yang dilaksanakan KWT dinilai selaras dengan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, khususnya pada bidang pangan, kesehatan, pelestarian lingkungan hidup, dan peningkatan pendapatan keluarga.

Baca Juga :Hari Jadi ke-384 Ciamis Jadi Momentum Perkuat Sinergi dan Inovasi Pembangunan Daerah

“KWT memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Kegiatan yang dilaksanakan KWT selaras dengan program kerja Tim Penggerak PKK, terutama dalam mendukung pelaksanaan 10 Program Pokok PKK,” ujarnya.

Ia menegaskan, aktivitas yang dijalankan para anggota KWT juga menjadi bagian penting dalam mendukung visi pembangunan Kota Banjar, yakni mewujudkan Banjar Masagi dan Berdaya.

Melalui pemanfaatan lahan pekarangan, pengolahan hasil pertanian, hingga pengembangan usaha ekonomi produktif, kaum perempuan telah menunjukkan peran nyata sebagai penggerak pembangunan dari tingkat keluarga.

Hetti juga mengingatkan bahwa ketahanan pangan saat ini menjadi salah satu prioritas yang harus diperkuat bersama. Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan makanan, tetapi juga mencakup kualitas gizi, keterjangkauan, serta kemandirian pangan di lingkungan keluarga.

Baca Juga :Badko HMI Jabar Desak Transparansi Hibah Rp662 M untuk Instansi Vertikal

“Melalui KWT, kita dapat mendorong pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam berbagai jenis sayuran, buah-buahan, tanaman obat keluarga maupun tanaman pangan lainnya. Upaya ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga, tetapi juga dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga dan menambah pendapatan apabila hasilnya dipasarkan,” katanya.

Hetti mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi antara PKK, KWT, Pemda, dan seluruh pemangku kepentingan. Ia berharap kolaborasi tersebut mampu mewujudkan Kota Banjar yang semakin mandiri, produktif, sejahtera, dan berkelanjutan sesuai dengan semangat Banjar Masagi dan Berdaya. (Hermanto/PasundanNews.com).