Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Banjar, Hj Hetty Puspitawati saat sambutan dalam acara peresmian Galeri UMKM “Sukma Kenanga” sekaligus sekretariat Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banjar, Rabu (24/12/2025). Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Pemerintah Kota Banjar meresmikan Galeri UMKM “Sukma Kenanga” sekaligus sekretariat Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banjar, Rabu (24/12/2025).

Fasilitas baru ini diharapkan menjadi motor penggerak penguatan usaha mikro, kecil, dan kerajinan lokal agar lebih terhubung dengan pasar yang lebih luas.

Peresmian tersebut dihadiri jajaran Pemkot Banjar, pengurus Dekranasda, pelaku UMKM, serta para perajin. Kehadiran galeri ini menjadi jawaban atas kebutuhan ruang promosi terpadu yang selama ini dinantikan oleh pelaku usaha lokal.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM Kota Banjar, Sri Sobariah, menjelaskan bahwa nama Sukma Kenanga memiliki makna khusus.

“Sukma Kenanga merupakan singkatan dari Sentra UMKM yang Kreatif, Inovatif, dan Menguntungkan. Filosofi ini kami jadikan semangat dalam pengelolaan galeri,” ujarnya.

Baca Juga :PDI Perjuangan Ciamis Perketat Rekrutmen Ketua PAC, 161 Kader Ikuti Seleksi

Ia menegaskan, galeri tersebut tidak sekedar ruang pamer. Menurutnya, Galeri Sukma Kenanga dirancang sebagai pusat display, promosi, dan pengenalan produk unggulan UMKM serta kerajinan khas Banjar kepada masyarakat luas.

Dukungan juga datang dari Ketua Dekranasda Kota Banjar, Hetty Puspitawati. Ia menyampaikan bahwa pendirian galeri ini merupakan langkah strategis jangka panjang.

“Ini bukan simbol semata, melainkan rumah bersama bagi para pengrajin untuk tumbuh, belajar, dan meningkatkan kualitas produk,” tuturnya.

Melalui sekretariat Dekranasda yang kini terpusat di lokasi yang sama, Hetty menyebutkan pihaknya akan aktif melakukan pendampingan, pelatihan, hingga kurasi produk. Tujuannya agar produk UMKM Banjar memiliki nilai estetika dan daya saing yang kuat.

Sementara itu, Walikota Banjar, Sudarsono menekankan peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Ia menilai tantangan ke depan semakin kompleks, mulai dari pemasaran, adaptasi teknologi, hingga persaingan pasar bebas.

“Oleh karena itu, Galeri UMKM Sukma Kenanga kami dorong menjadi etalase utama dan pusat oleh-oleh Kota Banjar. Saat ini sudah sekitar 30 UMKM memajang produknya di sini, dan kami ingin tempat ini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif agar UMKM Banjar benar-benar naik kelas,” tegasnya.

(Hermanto/PasundanNews.com)