BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Momentum wisuda Universitas Galuh (Unigal) tahun 2026 menjadi ajang refleksi sekaligus pembekalan bagi para lulusan sebelum terjun ke tengah masyarakat.
Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Galuh (YPG) Ciamis, Agun Gunandjar Sudarsa, mengajak para alumni untuk membangun kolaborasi dan berperan sebagai pencipta lapangan kerja, bukan hanya pencari pekerjaan.
Pesan tersebut disampaikan Agun di hadapan lebih dari 400 wisudawan yang resmi menyelesaikan pendidikan tinggi mereka.
Dalam kesempatan itu, ia terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan serta memberikan penghargaan kepada Rektor dan sivitas akademika Universitas Galuh atas berbagai prestasi yang berhasil diraih.
Menurut Agun, perkembangan Unigal dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang membanggakan.
“Sejumlah program studi dan fakultas berhasil meraih predikat unggulan, sementara mahasiswa dan dosen terus menorehkan prestasi di berbagai bidang,” ungkapnya, Selasa (9/6/2026).
Capaian tersebut menjadi modal penting bagi perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas.
Meski demikian, Agun mengingatkan bahwa tantangan yang akan dihadapi para lulusan saat ini tidaklah ringan.
Perubahan global yang begitu cepat menghadirkan berbagai persoalan, mulai dari persaingan dunia kerja yang semakin ketat hingga berbagai persoalan sosial seperti kemiskinan, krisis integritas, pelanggaran hukum, dan praktik korupsi yang masih menjadi pekerjaan rumah bangsa.
Baca Juga :Galuh Ethnic Carnival 2026 Meriahkan Hari Jadi Ciamis, Belasan Kesenian Tradisional Siap Tampil
Sebagai bekal menghadapi kondisi tersebut, Agun menyampaikan sejumlah pesan kepada para alumni. Ia menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai landasan dalam menjalani kehidupan.
“Setiap langkah dan aktivitas perlu diawali dengan kesadaran bahwa manusia hidup atas kehendak Tuhan Yang Maha Esa,” kata Agun.
Selain itu, ia juga mengajak para lulusan untuk menjunjung tinggi sikap saling menghormati di tengah keberagaman. Perbedaan pandangan dan gagasan, kata Agun, merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan bermasyarakat.
“Karena itu, alumni diharapkan mampu menyikapi perbedaan secara dewasa tanpa terjebak pada konflik yang kontraproduktif,” tambah Agun.
Pesan yang paling ditekankan Agun adalah pentingnya membangun jiwa kewirausahaan.
Ia berharap lulusan Universitas Galuh tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan setelah wisuda, tetapi mampu menciptakan peluang usaha yang membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Menurutnya, potensi tersebut dapat diwujudkan melalui kolaborasi antar lulusan dari berbagai disiplin ilmu.
Ia mencontohkan sinergi antara lulusan teknik, ekonomi, pertanian, maupun bidang lainnya untuk membangun usaha yang inovatif dan berkelanjutan.
“Kolaborasi semacam itu dinilai dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi tantangan ekonomi sekaligus memperluas kesempatan kerja,” jelasnya.
Agun juga mendorong para alumni untuk memanfaatkan potensi daerah, khususnya di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dengan kemampuan akademik yang dimiliki, para lulusan diharapkan mampu menghadirkan inovasi yang dapat meningkatkan daya saing usaha masyarakat, termasuk dari wilayah pedesaan.
Melalui pesan tersebut, Agun berharap alumni Universitas Galuh mampu tampil sebagai generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik.
“Namun memiliki karakter kuat, integritas, kepedulian sosial, serta kemampuan menghadirkan solusi nyata bagi pembangunan masyarakat dan daerah,” pungkasnya.
(Pepi Irawan/PasundanNews.com)



















































