BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Ribuan warga memadati sejumlah ruas jalan utama di Kota Ciamis untuk menyaksikan Galuh Ethnic Carnival 2026, salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema ‘Guyub Ngawangun Galuh’ tersebut menjadi ajang unjuk kreativitas para seniman, budayawan, serta komunitas seni dari berbagai daerah.
Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, karnaval budaya ini juga menjadi sarana pelestarian warisan budaya yang telah berkembang di Tatar Galuh selama bertahun-tahun.
“Sejak pagi, antusiasme masyarakat terlihat di sepanjang jalur karnaval,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis Dr., Drs. Dian Budiyana, M.Si., Sabtu (13/6/2026).
Peserta memulai perjalanan dari kawasan Stadion Galuh Ciamis dan melintasi sejumlah ruas jalan protokol, di antaranya Jalan Mr. Iwa Kusumasumantri, Jalan Baregbeg, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Kaum, hingga berakhir di kawasan Pendopo Bupati Ciamis.
Baca Juga :10 Sekolah di Ciamis Raih Predikat Adiwiyata 2026, DPRKPLH Dorong Budaya Cinta Lingkungan di Dunia Pendidikan
“Sepanjang rute, berbagai pertunjukan seni tradisional dan helaran budaya ditampilkan secara bergantian,” ungkap Dian.
Sanggar seni, komunitas budaya, hingga kelompok kreatif dari berbagai wilayah menampilkan beragam karya yang mengangkat nilai tradisi, kearifan lokal, dan identitas budaya daerah.
“Tidak hanya menampilkan kesenian khas Kabupaten Ciamis, Galuh Ethnic Carnival tahun ini juga menghadirkan partisipasi dari daerah lain di Jawa Barat,” jelasnya.
Di antaranya kesenian Juring Sarengseng dari Kota Banjar serta Tarik Kreasi Angklung dari Kabupaten Kuningan yang turut memeriahkan acara.
Kehadiran peserta dari luar daerah menambah warna dalam pelaksanaan karnaval sekaligus mempererat hubungan antardaerah melalui seni dan budaya.
Beragam atraksi yang ditampilkan mendapat sambutan meriah dari masyarakat yang memadati sepanjang jalur pawai.
Pemerintah Kabupaten Ciamis menilai Galuh Ethnic Carnival bukan sekadar pertunjukan budaya, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan kekayaan seni tradisi kepada generasi muda sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di tengah perkembangan zaman.
“Semoga adanya penyelenggaraan Galuh Ethnic Carnival 2026, Kabupaten Ciamis kembali menegaskan komitmen dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya sebagai bagian dari jati diri serta kebanggaan masyarakat Tatar Galuh,” tandas Dian.(Hendri/PasundanNews.com)



















































