Kepala Dusun Warungbuah, Desa Neglasari, Kota Banjar, Eris, saat klarifikasi terkait penolakan peminjaman ambulans dengan Kepala Puskesmas Banjar 2, dr Devi Utari (kerudung merah). Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Warga Desa Neglasari mendesak Walikota Banjar untuk segera mencopot Kepala Puskesmas Banjar 2, dr. Devi Utari, dari jabatannya. Desakan ini mencuat setelah insiden penolakan ambulans terhadap warga yang tengah kritis.

Seperti diketahui sebelumnya, ketegangan sempat terjadi pada Kamis (25/9/2025) siang, saat petugas desa mendatangi Puskesmas Banjar 2 yang berada di wilayah Kelurahan Situbatu.

Mereka mempertanyakan penolakan peminjaman ambulans untuk membawa pasien darurat, yang akhirnya harus diangkut menggunakan mobil pick-up menuju RSUD Banjar karena alasan SOP dan ketiadaan sopir.

Eris, Kepala Dusun Warungbuah, menyatakan bahwa peristiwa serupa telah terjadi dua kali, dan masyarakat semakin geram dengan kepemimpinan Kepala Puskesmas saat ini. Ia meminta agar pemerintah kota bertindak tegas.

Baca Juga :Terkait Insiden Ambulans, Dinkes Kota Banjar Minta Maaf dan Akan Panggil Kepala Puskesmas

“Biar ada rasa perikemanusiaan dan efek jera. Ini sudah dua kali terjadi, dan selalu alasannya SOP. Padahal ini soal nyawa manusia,” ujar Eris, Jumat (26/9/2025).

Menurut Eris, warga sudah kehilangan kepercayaan terhadap Kepala Puskesmas Banjar 2. Ia menilai, pelayanan publik terutama yang menyangkut kedaruratan tidak boleh kaku dan harus mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Ia juga mengkritik Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar, H. Saifuddin, yang dianggap lamban dalam mengambil tindakan.

“Jangan hanya bisa manggil-manggil, tapi harus tegas. Ini sudah terjadi dua kali di tempat yang sama dengan kasus yang sama,” tegas Eris.

Desakan pencopotan juga datang dari masyarakat lainnya yang mengaku kecewa dan geram dengan insiden tersebut.

Mereka berharap, kejadian ini menjadi yang terakhir dan Pemkot Banjar segera mengevaluasi seluruh sistem pelayanan darurat di Puskesmas.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Kesehatan Kota Banjar baru akan memanggil yang bersangkutan, namun warga tetap mendesak Kepala Puskesmas Banjar 2 untuk segera dicopot.

(Hermanto/Pasundananews.com)