BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Musyawarah Daerah (Musda) III Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Ciamis tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga melahirkan gagasan besar untuk memperluas kontribusi alumni di dunia pendidikan.
Dalam forum yang digelar di Saung Sakola Motelar, Cibunar, Kecamatan Sadananya, Jumat (12/6/2026), Presidium Daerah KAHMI Ciamis, Budi Kurnia, mengungkapkan cita-cita jangka panjang organisasi untuk mendirikan Universitas Insan Cita sebagai wadah pengabdian alumni di bidang akademik.
Menurut Budi, jaringan alumni HMI telah tersebar di berbagai sektor strategis di Indonesia, mulai dari birokrasi, legislatif, hingga berbagai profesi lainnya.
Keberadaan alumni HMI, kata dia, dapat ditemukan hampir di seluruh daerah dari Sabang hingga Merauke dengan peran yang cukup signifikan.
“Setiap kali saya berkunjung ke berbagai provinsi di luar Jawa Barat, hampir selalu bertemu alumni HMI. Ada yang menjadi birokrat, legislator, akademisi, bahkan hingga di Papua. Mereka hadir dan berkontribusi di bidang masing-masing,” ujarnya.
Budi menilai kualitas kader dan alumni HMI telah terbukti melalui kiprah mereka di berbagai institusi.
Namun demikian, ia melihat peluang yang lebih besar jika KAHMI mampu memperkuat kontribusi di sektor pendidikan tinggi.
Baca Juga :Dampak Kenaikan Pertamax Mulai Terasa, Permintaan Pertalite Meningkat di Sejumlah SPBU Ciamis
Menurutnya, profesi akademisi memiliki ruang pengabdian yang sangat luas dibandingkan sektor lainnya. Dengan banyaknya alumni yang telah menyelesaikan pendidikan magister maupun doktoral, pendirian perguruan tinggi dinilai bukan sesuatu yang mustahil.
“Kalau di eksekutif atau legislatif jumlah posisi terbatas, berbeda dengan dunia akademik yang cakupannya lebih luas. Kita memiliki banyak alumni bergelar S2 dan doktor. Dengan semangat Yakin Usaha Sampai, kami mulai mendiskusikan rencana pembangunan Universitas Insan Cita,” kata Budi.
Ia berharap kepengurusan KAHMI Ciamis periode mendatang dapat melanjutkan gagasan tersebut sekaligus memperkuat program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Musda III KAHMI Ciamis, Dapid Firdaus, menjelaskan bahwa musyawarah daerah merupakan agenda organisasi yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali.
Pada pelaksanaan tahun ini, kegiatan dikemas secara sederhana dengan mengedepankan suasana kekeluargaan.
Baca Juga : KTP dan KK Dijadikan Jaminan “Bank Emok”, Disdukcapil Kota Banjar Ingatkan Resiko Penyalahgunaan Data
“Musda kali ini berlangsung lebih sederhana dan penuh keakraban. Karena kepengurusan sebelumnya sudah demisioner, agenda utama adalah memilih presidium baru dan melanjutkan diskusi mengenai arah organisasi ke depan,” jelasnya.
Musda III KAHMI Ciamis dihadiri sekitar 200 alumni HMI dari berbagai angkatan.
Sejumlah tokoh alumni yang turut hadir di antaranya Dr. Tatang Ibrahim, Ketua KPU Ciamis Oong Ramdani, Ketua Bawaslu Ciamis Jajang Miftahudin, serta anggota DPRD Ciamis Nur Muttaqin dan Mohammad Ijudin.
Adapun nama-nama yang masuk dalam jajaran Presidium Daerah KAHMI Ciamis hasil Musda III yakni Endin Lidinilah, Dafid Firdaus, Budi Rahman, Dadi Ahmad Fauzi, dan Nur Muttaqin.(Pepi Irawan/PasundanNews.com)



















































