KH. Mu’in Abdurrohim, pimpinan umum sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Azhar Citangkolo, saat memimpin dzikir dan doa dalam kegiatan "Damai Negeriku" di Mapolres Banjar, Polda Jabar. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Polres Banjar, Polda Jabar menggelar kegiatan Dzikir dan Doa Bersama dengan tema “Damai Negeriku”, Senin (1/9/2025) di Halaman Mapolres Banjar.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan berbagai elemen masyarakat sebagai wujud sinergi dalam menjaga kedamaian dan ketentraman wilayah, khususnya Kota Banjar.

Kehadiran mereka menunjukkan kuatnya komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan kondusifitas wilayah.

Walikota Banjar, H. Sudarsono menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata dari kepedulian spiritual terhadap kondisi bangsa.

“Doa bersama ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi sekaligus memohon agar Kota Banjar dan Indonesia senantiasa dijauhkan dari segala bentuk marabahaya,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya stabilitas keamanan sebagai dasar pembangunan daerah.

Baca Juga : Polres Banjar Amankan Puluhan Remaja Diduga Anarkis Usai Demonstrasi, 7 Di Antaranya Pelajar SMP

“Kondisi kamtibmas yang kondusif adalah hal utama. Stabilitas bisa terwujud jika kita semua bergandengan tangan dan bersinergi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Banjar, AKBP Tyas Puji Rahadi, juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang bersama dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan keimanan.

“Melalui dzikir dan doa bersama ini, kita bangun komitmen moral untuk menjaga kedamaian dan keamanan Kota Banjar,” ungkapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan tawasulan yang dipimpin oleh Bripka Debi Saeful Anwar, Ustad Asep Intan Yuliana (Lurah Muktisari), dan Agus Supriatna, yang berlangsung khusyuk dan diikuti oleh seluruh peserta yang hadir.

Dzikir dan doa bersama dipimpin langsung oleh KH Mu’in Abdurrohim, pimpinan umum sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Azhar Citangkolo.

Dalam doanya, Mu’in mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa menjaga ukhuwah, persatuan, serta mendoakan kedamaian bangsa.

Kegiatan ini menjadi simbol kuat bahwa kedamaian dan keamanan bukan hanya menjadi tugas aparat keamanan, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

(Hermanto/PasundanNews.com)