BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Penyesuaian harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax mulai berdampak pada pola konsumsi bahan bakar masyarakat di Kabupaten Ciamis.
Sejumlah pengendara yang sebelumnya menggunakan Pertamax kini beralih ke Pertalite untuk menekan biaya pengeluaran harian.
Perubahan tersebut memicu peningkatan jumlah kendaraan yang mengisi Pertalite di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Akibatnya, antrean kendaraan terlihat lebih panjang dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Salah satu titik yang mengalami kepadatan berada di SPBU Jalan Mr. Iwa Kusuma Sumantri, Kelurahan Kertasari, Kecamatan Ciamis, Kamis (11/6/2026).
Antrean kendaraan bahkan sempat memanjang hingga menyebabkan perlambatan arus kendaraan di sekitar lokasi.
Sejumlah pengendara mengaku harus meluangkan waktu lebih lama untuk mendapatkan bahan bakar bersubsidi tersebut.
Heni Herlina, salah seorang warga, mengatakan antrean yang terjadi kali ini jauh lebih padat dibandingkan biasanya.
Baca Juga :Potong Rambut Gratis oleh Penyandang Disabilitas Warnai Perayaan HUT Ciamis ke-384 di Cihaurbeuti
“Biasanya tidak selama ini. Saya harus menunggu sekitar 20 menit untuk mengisi Pertalite. Kemungkinan banyak yang beralih setelah harga Pertamax naik,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Wawan, pengendara lainnya yang mengaku telah mengantre cukup lama. Menurutnya, peningkatan jumlah kendaraan yang mengisi Pertalite sangat terasa dalam beberapa hari terakhir.
“Saya mulai antre sejak pukul 17.00 WIB. Sampai sekarang hampir satu jam menunggu giliran untuk mengisi bensin,” katanya.
Di sisi lain, petugas SPBU yang tidak bersedia disebutkan identitasnya mengungkapkan bahwa antrean pengisian Pertalite memang kerap terjadi, terutama pada jam-jam sibuk. Namun, kepadatan yang terjadi saat ini dinilai lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.
“Antrean Pertalite sebenarnya sudah sering terjadi, tetapi setelah harga Pertamax mengalami kenaikan, jumlah kendaraan yang datang terlihat bertambah,” jelasnya.
Meski demikian, pihak SPBU masih terus memantau perkembangan kondisi di lapangan.
Pasalnya, kebijakan harga baru Pertamax masih tergolong baru diterapkan sehingga dampak secara menyeluruh terhadap pola konsumsi masyarakat belum dapat diukur secara pasti.
Kendati begitu, fenomena peralihan konsumen dari BBM nonsubsidi ke Pertalite mulai terlihat nyata dan menjadi salah satu penyebab meningkatnya antrean di sejumlah SPBU di wilayah Ciamis.(Pepi Irawan/PasundanNews.com)



















































