BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan hidup di lingkungan pendidikan terus menunjukkan hasil positif.
Sebanyak 10 sekolah dan madrasah di Kabupaten Ciamis berhasil meraih predikat Sekolah Adiwiyata Kabupaten Ciamis Tahun 2026.
Hal tersebut ditetapkan usai melalui tahapan penilaian administrasi dan verifikasi lapangan oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Ciamis.
Dari jumlah tersebut, enam sekolah dasar berhasil masuk dalam daftar penerima penghargaan, yakni SDN 1 Purwajaya Kecamatan Purwadadi, SDN 2 Bangunsari Kecamatan Pamarican.
Kemudian SDN 2 Ciherang Kecamatan Banjarsari, SDN 2 Muktisari Kecamatan Cipaku, SDN 1 Cintaratu Kecamatan Lakbok, dan SDIT Salsabila Kecamatan Panumbangan.
Sementara itu, empat satuan pendidikan lainnya yang juga dinyatakan memenuhi kriteria Sekolah Adiwiyata Tahun 2026 adalah SMPN 1 Sadananya, SMPN 2 Jatinagara, MI Bojongsari, serta MI Panyingkiran Kecamatan Ciamis.
“Keberhasilan ini menjadi gambaran meningkatnya kesadaran lingkungan di kalangan sekolah,” ujar Sekretaris DPRKPLH Kabupaten Ciamis, Aris Taufik Abadi, Sabtu (13/6/2026).
Baca Juga :Najwa Nurul Aulia, Mojang Rajadesa Siap Harumkan Ciamis di Ajang Putri Hijabfluencer Indonesia 2026
Berbagai program seperti penghijauan, pengelolaan sampah, pembiasaan hidup bersih, hingga penerapan perilaku ramah lingkungan telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari warga sekolah.
Aris menyampaikan penghargaan kepada seluruh sekolah yang berhasil meraih predikat Adiwiyata.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa lembaga pendidikan di Ciamis tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga berkomitmen membentuk karakter peserta didik yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, siswa, tenaga kependidikan, komite sekolah hingga dukungan orang tua. Keberhasilan tersebut tentu tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses dan komitmen yang berkelanjutan,” jelasnya.
Ia menuturkan, Program Adiwiyata memiliki peran penting dalam membangun generasi yang memiliki kesadaran lingkungan dan tanggung jawab sosial.
Melalui program tersebut, peserta didik tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang lingkungan hidup, tetapi juga dibiasakan melakukan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga :Hari Jadi ke-384 Ciamis Jadi Momentum Perkuat Sinergi dan Inovasi Pembangunan Daerah
“Anak-anak diajak untuk menjaga kebersihan, memilah sampah, menanam pohon, menghemat energi, dan mencintai lingkungan sekitar. Pembiasaan seperti ini sangat penting sebagai bagian dari pendidikan karakter,” katanya.
Aris berharap keberhasilan sekolah-sekolah penerima Adiwiyata tahun ini dapat memotivasi sekolah lain di Kabupaten Ciamis untuk mengembangkan program serupa.
Ia juga mendorong sekolah yang telah berprestasi agar terus meningkatkan kualitas program lingkungan sehingga mampu bersaing di tingkat Provinsi Jawa Barat maupun nasional.
Menurutnya, konsistensi dan inovasi menjadi kunci agar budaya peduli lingkungan tidak hanya hadir saat penilaian berlangsung, tetapi benar-benar menjadi bagian dari kehidupan sekolah.
DPRKPLH Kabupaten Ciamis, lanjut Aris, akan terus memberikan dukungan terhadap penguatan pendidikan lingkungan hidup sebagai langkah strategis dalam mencetak generasi yang sehat, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan alam.
“Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Ciamis untuk bersama-sama mewujudkan lingkungan sekolah yang hijau, bersih, sehat, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Herdi/PasundanNews.com)



















































