Petugas dari Polres Banjar berhasil mengamankan sejumlah senjata tajam dari rumah pelaku. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Diduga stres, seorang pria berinisial PS (45) ngamuk sambil membawa senjata tajam jenis golok di lingkungan Parungsari RT 15 RW 06, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

Aksi tersebut sontak membuat warga sekitar resah dan ketakutan. Sejumlah warga kemudian berinisiatif melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Satreskrim Polres Banjar bersama Perwira Pengawas (Pawas) langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

Pawas Polres Banjar, Ipda Dhani, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Petugas segera melakukan pendekatan persuasif terhadap yang bersangkutan.

“Kami menerima laporan dari warga terkait adanya seorang pria yang mengamuk sambil membawa golok. Petugas langsung ke lokasi dan melakukan penanganan secara humanis,” ujarnya.

Baca Juga :Pemilihan BPD Karyamukti Banjar Kondusif, Partisipasi Pemilih Capai 65,76 Persen

Dari hasil penanganan di lapangan, petugas berhasil mengamankan senjata tajam yang dibawa oleh PS. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan agar tidak terjadi tindakan yang membahayakan warga sekitar.

“Senjata tajam sudah kami amankan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Situasi saat ini sudah kondusif,” imbuhnya.

Dhani mengungkapkan, aksi ngamuk pria tersebut dipicu oleh kondisi kejiwaan yang dialami pelaku. Pihak kepolisian pun berencana berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut.

“Untuk penanganan lanjutan, kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar yang bersangkutan mendapatkan penanganan yang tepat,” ungkap Dhani.

Sementara itu, Ketua RW 06, Sunaryo, membenarkan adanya kejadian ini. Ia menyebut bahwa warga sempat merasa resah dengan aksi pria tersebut.

“Warga sangat resah karena yang bersangkutan membawa golok dan berteriak-teriak. Kami langsung melapor ke polisi agar segera ditangani,” katanya. (Hermanto/PasundanNews.com)