BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Inisiatif sosial Rereongan Sarebu Sapoe yang diperkenalkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terus menunjukkan keberlanjutan di Desa Karyamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar.
Program ini mendorong masyarakat untuk membiasakan berbagi melalui donasi kecil yang dilakukan setiap hari.
Sejak pertama kali diterapkan pada November 2025, partisipasi warga terbilang stabil. Masyarakat secara sukarela menyisihkan uang receh yang kemudian dikumpulkan dalam periode tertentu untuk dimanfaatkan bersama.
Kepala Desa Karyamukti, Fikri Aditya, menyebut keberhasilan program tersebut tidak lepas dari tingginya kesadaran warga akan pentingnya kepedulian sosial.
Baca Juga :Pria Ngamuk Bawa Golok di Parungsari Banjar, Polisi Amankan Senjata Tajam
Ia memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. “Sejak diluncurkan, program ini terus berjalan secara rutin. Dukungan masyarakat juga sangat baik,” ungkap Fikri, Senin (20/4/2026).
Ia mengungkapkan, hasil pengumpulan dana setiap bulan berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp200 ribu. Meski jumlahnya relatif kecil, dana tersebut dinilai cukup membantu dalam memenuhi kebutuhan sosial di tingkat desa.
Pemanfaatan dana difokuskan pada berbagai kegiatan kemasyarakatan, mulai dari membantu warga yang membutuhkan, mendukung kerja bakti, hingga keperluan mendesak lainnya.
Lebih jauh, Fikri menekankan bahwa esensi program ini bukan semata pada besaran dana yang terkumpul, melainkan pada upaya membangun budaya gotong royong dan rasa empati di tengah masyarakat.
“Nilainya mungkin tidak besar, tapi manfaatnya terasa. Yang paling penting adalah tumbuhnya kebersamaan dan kepedulian antarwarga,” pungkasnya. (Hermanto/PasundanNews.com)



















































