Walikota Banjar, Ir H Sudarsono. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – DPD Partai Golkar Kota Banjar mulai memfokuskan perhatian pada dua agenda penting organisasi, yakni penyelesaian proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD serta persiapan Musyawarah Daerah (Musda) yang akan menentukan kepemimpinan partai untuk periode berikutnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Kota Banjar, Bambang Haryono, mengungkapkan bahwa tahapan administrasi PAW yang mengusulkan Lalak Siti Malak sebagai pengganti Dadang R Kalyubi hampir selesai.

Menurutnya, sebagian besar prosedur telah ditempuh dan kini tinggal menunggu proses penetapan dari pihak terkait.

Ia menjelaskan, sebelumnya sempat muncul kendala berkaitan dengan kelengkapan struktur kepengurusan partai.

Namun persoalan tersebut telah diupayakan penyelesaiannya agar roda organisasi tetap berjalan optimal. Golkar Banjar juga terus berkoordinasi dengan jajaran DPD Golkar Jawa Barat untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.

“Beberapa persoalan administratif sudah kami komunikasikan dan dicarikan jalan keluarnya. Saat ini koordinasi dengan tingkat provinsi juga terus dilakukan,” kata Bambang usai menghadiri pelantikan pimpinan DPRD Kota Banjar, Selasa (2/6/2026).

Di sisi lain, persiapan menuju Musda mulai menjadi perhatian serius partai berlambang pohon beringin tersebut.

Bambang mengatakan pihaknya masih menunggu arahan resmi dan petunjuk teknis dari DPD Golkar Jawa Barat terkait jadwal maupun mekanisme pelaksanaan Musda.

Meski demikian, berdasarkan informasi yang diterimanya, seluruh pelaksanaan Musda di kabupaten dan kota se-Jawa Barat ditargetkan sudah rampung paling lambat pada Agustus 2026.

Baca Juga :Sudarsono Dipilih Jadi Ketua DPD Golkar Kota Banjar 2026-2031

“Untuk Banjar sendiri kami masih menunggu keputusan dan petunjuk dari kepengurusan yang nantinya terbentuk. Namun informasi sementara, seluruh Musda di Jawa Barat harus selesai sebelum Agustus berakhir,” ujarnya.

Mengenai bursa calon ketua DPD, Bambang menilai dinamika yang berkembang saat ini masih sebatas aspirasi yang muncul dari kader maupun simpatisan.

Ia menegaskan Golkar tetap membuka kesempatan bagi seluruh kader yang memenuhi persyaratan untuk maju dalam kontestasi internal tersebut.

Menurutnya, munculnya dukungan terhadap nama tertentu merupakan hal yang lazim dalam proses demokrasi partai dan tidak akan menghalangi kader lain untuk ikut bersaing secara sehat.

Salah satu nama yang belakangan paling sering disebut adalah Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono. Dukungan terhadap Sudarsono terus mengemuka menjelang pelaksanaan Musda, sehingga namanya dinilai menjadi salah satu figur yang memiliki peluang besar memimpin Golkar Kota Banjar.

Menanggapi hal itu, Sudarsono mengaku siap apabila mendapat amanah dan dukungan dari para pemilik hak suara dalam Musda nanti. Sebagai kader partai, ia menegaskan kesiapannya untuk menjalankan tugas di posisi mana pun yang dipercayakan kepadanya.

“Saya selalu siap menjalankan amanah sebagai kader. Menjadi wali kota saja siap, apalagi jika dipercaya memimpin DPD Golkar. Namun semuanya tentu menunggu proses Musda. Jika nantinya mendapat kepercayaan, saya akan berupaya maksimal membesarkan Partai Golkar,” ujar Sudarsono.

Dengan proses PAW yang segera rampung dan tahapan Musda yang mulai dipersiapkan, suhu politik internal Golkar Kota Banjar diperkirakan akan semakin dinamis dalam beberapa bulan ke depan, terutama menjelang penentuan nahkoda baru partai di tingkat daerah.(Hermanto/PasundanNews.com)