Polisi Klarifikasi Isu Begal di Sumanding, Insiden Dipastikan Bukan Aksi Kriminal Jalanan. Foto/Hermanto.PasundanNewas.com

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Kepolisian Resor Banjar memastikan kabar mengenai dugaan aksi begal di kawasan Sumanding, Kota Banjar, yang sempat viral di media sosial merupakan informasi keliru.

Setelah dilakukan penyelidikan di lapangan, peristiwa tersebut diketahui hanyalah keributan yang berujung perkelahian antar beberapa orang.

Insiden itu terjadi pada Rabu malam, 27 Mei 2026 sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Sumanding, tepatnya di depan Kampus STISIP Kota Banjar.

Dari hasil pemeriksaan polisi, kericuhan bermula di area pangkas rambut yang berada di sekitar lokasi kejadian.

“Saat itu, dua orang pemuda bersama seorang pria dewasa diduga dalam kondisi terpengaruh minuman keras dan membuat kegaduhan,” ujar Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro melalui Kasubsi Penmas Si Humas Polres Banjar Bripka Apep Maulana Sidik, Jumat (29/5/2026).

Situasi tersebut sempat memancing perhatian warga sekitar yang kemudian mencoba menenangkan dan meminta mereka meninggalkan lokasi agar tidak menimbulkan keresahan.

Baca Juga :Razia Serentak di Lapas Banjar, Aparat Temukan Ponsel dan Peralatan Listrik Ilegal

Namun imbauan tersebut justru memicu cekcok hingga berakhir pada aksi saling pukul. Peristiwa itu kemudian berkembang menjadi informasi liar di media sosial dengan narasi adanya aksi pembegalan di kawasan Sumanding.

Sekitar pukul 00.30 WIB, dua orang yang terlibat dalam kejadian mendatangi Polsek Banjar. Mereka mengaku menjadi korban pengeroyokan dan meminta bantuan penanganan dari pihak kepolisian.

Walaupun keduanya datang dalam kondisi dipengaruhi alkohol, petugas tetap memberikan pelayanan sesuai prosedur.

Polisi kemudian membawa mereka ke RSUD Kota Banjar untuk menjalani pemeriksaan medis sekaligus memastikan kondisi kesehatan para pelapor.

Petugas juga meminta keduanya menenangkan diri terlebih dahulu sebelum memberikan keterangan lebih lanjut agar proses pemeriksaan berjalan lebih objektif dan jelas.

Setelah mengantar pelapor ke rumah sakit, aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Dari hasil penelusuran tersebut, polisi memastikan tidak ditemukan adanya unsur tindak pembegalan.

“Informasi yang beredar terkait adanya aksi begal di kawasan Sumanding dipastikan hoaks. Berdasarkan hasil pengecekan, kejadian sebenarnya adalah perkelahian antar pihak. Anggota tetap memberikan pelayanan kepada pelapor dan melakukan pemeriksaan langsung di lokasi untuk memastikan fakta yang terjadi,” tutup Apep.(Hermanto/PasundanNews.com)