BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Nana Suryana terpilih kembali sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Banjar untuk periode 2025-2030 dalam Konferensi Cabang (Konfercab) yang digelar serentak se Jawa Barat di Kota Tasikmalaya, Senin (8/12/2025).
Pelaksanaan Konfercab ini merupakan rangkaian konsolidasi organisasi yang tengah dijalankan PDI Perjuangan sesuai amanat Kongres VI di Bali.
Nana menjelaskan, proses konsolidasi dimulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.
“Pengurus provinsi Jawa Barat melaksanakan Konferda tanggal 7 Desember 2025 di Bandung. Setelah itu dilanjutkan Konfercab serentak se Jawa Barat yang dibagi menjadi lima zona dan Priangan Timur dipusatkan di Tasikmalaya,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).
Zona Priangan Timur diikuti oleh Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Kuningan, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran. Seluruh mekanisme penjaringan dan penyaringan sesuai AD/ART partai telah dilaksanakan sebelum akhirnya diplenokan di DPP.
“Hasilnya dibawa ke DPP kemudian diplenokan, maka muncullah nama ketua dan dua orang personalia yang ditentukan oleh DPP dan sudah ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekjen,” jelas Nana.
Untuk DPC PDI Perjuangan Kota Banjar, DPP memutuskan Nana Suryana sebagai Ketua, Tanto sebagai Sekretaris, dan Ating sebagai Bendahara. Nana menyebut amanah ini bukan tugas ringan, terlebih menghadapi agenda politik ke depan.
“Bagi saya ini amanah yang cukup berat memimpin sebuah organisasi besar, khususnya PDI Perjuangan. Menyongsong pemilu mendatang perlu tenaga ekstra, keseriusan, dan rasa cinta terhadap organisasi yang harus terus ditumbuhkan,” katanya.
Ia menegaskan pentingnya soliditas kader sebagai kunci utama kemenangan.
“Soliditas 50 persen adalah kemenangan. Kita akan mengevaluasi langkah kemarin, apa kekuatan dan kelemahan kita. Saya pastikan soliditas dan loyalitas kader itu yang paling utama,” tegasnya.
Nana juga menekankan pentingnya penerapan konsep ‘lima mantap’ dalam menjalankan roda organisasi.
” Soliditas dan loyalitas tentunya harus diimbangi dengan lima mantap, yaitu mantap ideologi, organisasi, kader, program, dan mantap sumber daya,” katanya.
Nana juga menyebutkan bahwa ia akan selalu tegak lurus melaksanakan perintah dari pusat, baik perintah DPP maupun DPD.
(Hermanto/PasundanNews.com)




















































