Asisten Daerah (Asda) I Setda Ciamis, Rudi saat memberikan sambutan di acara Milangkala Baraya Lintas Kota (BLK) ke-6. Foto/Pepi Irawan.PasundanNews.com

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti acara Silaturahmi Akbar dalam rangka Milangkala Baraya Lintas Kota (BLK) ke-6.

Kegiatan berlangsung di Food Court Taman Lokasina, Kabupaten Ciamis, pada Sabtu (13/9/2025).

Peringatan hari jadi komunitas ini menjadi momentum istimewa bagi para anggota yang tergabung dalam grup WhatsApp BLK, mulai dari bapak-bapak hingga ibu-ibu, untuk mempererat silaturahmi dan berbagi kebahagiaan.

Dengan mengusung tema “Indahnya Berbagi”, acara tak hanya menghadirkan prosesi seremonial, tetapi juga diisi dengan pemberian 100 santunan kepada anak yatim dan dhuafa.

Hal ini menjadi wujud nyata kepedulian BLK dalam menghadirkan kebahagiaan sekaligus meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, dengan kehadiran anggota, tokoh agama, serta masyarakat sekitar, suasana semakin hangat dengan semangat ukhuwah Islamiyah dan gotong royong,” ujar Ketua BLK, Dedi Udheng, dalam sambutannya.

Selain anggota BLK, kegiatan ini juga terbuka untuk umum. Sejumlah komunitas turut hadir, seperti Batur Ulin Ciamis, Kapela Ciamis, Komunitas Tembang Ciamis, HAPMI Ciamis, hingga Komunitas Dangiang Galuh.

Baca Juga :Eks Anggota DPRD Ciamis Jadi Tersangka, Terlibat Kasus Tipu Gelap Rp 430 Juta

Acara ini juga dihadiri Asisten Daerah (Asda) I Kabupaten Ciamis, Rudi, yang mewakili Bupati Ciamis.

Dedi Udheng mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan BLK yang kini memiliki 343 anggota aktif dari beragam latar belakang, termasuk eksekutif, legislatif, pedagang, wartawan, perwakilan kementerian, hingga TNI-Polri.

“Sejak berdiri, BLK telah menyantuni sekitar 10.000 anak yatim. Semua ini bisa terlaksana berkat dukungan anggota dan kerja sama dengan banyak pihak, termasuk pemerintah daerah,” ungkapnya penuh semangat.

Sementara itu, Rudi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dari Pemkab Ciamis atas kiprah BLK.

Menurutnya, Milangkala ini bukan hanya ajang mengenang sejarah, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah dan meningkatkan kebermanfaatan sosial.

“Kita patut berbangga, walaupun berawal dari keterbatasan, BLK kini tumbuh menjadi komunitas yang punya peran penting dalam pemberdayaan masyarakat,” ucapnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam forum tersebut, termasuk soal fasilitas umum seperti penerangan jalan.

“Insya Allah, keluhan terkait lampu jalan akan kami teruskan kepada Bupati agar segera ditindaklanjuti,” katanya.

Acara Milangkala ke-6 ini ditutup dengan beragam hiburan, mulai dari tarian, senam, karaoke, hingga joget bersama, yang semakin mempererat rasa kebersamaan seluruh peserta.

(Pepi Irawan/PasundanNews.com)