BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Penutupan lahan parkir pribadi milik H. Novrial yang berada di samping RS Mitra Idaman Kota Banjar menimbulkan dampak serius terhadap arus lalu lintas di sekitar rumah sakit.
Lahan tersebut sebelumnya menjadi salah satu tempat parkir alternatif bagi pengunjung dan keluarga pasien.
RS Mitra Idaman sendiri hanya memiliki dua lokasi parkir, yakni di bagian belakang rumah sakit dan satu area yang dikhususkan untuk pegawai. Dengan ditutupnya lahan tersebut, menyebabkan banyak kendaraan pengunjung terpaksa parkir di bahu jalan.
Nur Hasanah, salah satu keluarga pasien, mengaku kesulitan mencari tempat parkir saat mengunjungi keluarganya yang dirawat.
Baca Juga :Desa Kujangsari Kota Banjar Kembangkan Program Pemeliharaan Kambing untuk Ketahanan Pangan
“Seharusnya pihak RS Mitra Idaman mempunyai lahan parkir, supaya kami pengunjung keluarga pasien tidak parkir di pinggir jalan,” ujarnya, Kamis (19/6/2025).
Kesemrawutan juga dirasakan oleh Yudiaman, juru parkir yang sebelumnya bekerja di lahan milik H. Novrial.
Ia mengaku hanya menjalankan tugas sebelum akhirnya mendapat kabar dari pemilik lahan untuk menutup area tersebut.
“Saya cuma kerja aja jadi juru parkir. Jadi tidak tahu. Sesudah lahan parkir ditutup jadi semrawut parkir di pinggir jalan,” katanya.
Pihak RS Mitra Idaman sendiri hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait penutupan lahan parkir dan dampaknya terhadap kondisi di sekitar rumah sakit.
Dinas Perhubungan Kota Banjar telah menerima laporan masyarakat terkait permasalahan tersebut. Pihaknya menyatakan akan segera turun ke lapangan untuk melakukan koordinasi dengan RS Mitra Idaman.
Langkah koordinasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan solusi, baik melalui perluasan lahan parkir rumah sakit maupun kerja sama dengan pemilik lahan sekitar agar kesemrawutan parkir tidak terus terjadi.
(Hermanto/PasundanNews.com)




















































