KAHMI Ciamis Dorong BAZNAS Perluas Penghimpunan ZIS dari Rekanan Proyek Pemerintah. Foto/Istimewa

BERITA CIAMIS, PASUNDANBEWS.COM – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Ciamis mengusulkan langkah baru untuk mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Ciamis.

Salah satu usulan yang disampaikan adalah melibatkan kontraktor, penyedia jasa, dan pelaksana proyek yang memperoleh pekerjaan dari Pemerintah Kabupaten Ciamis sebagai potensi sumber penghimpunan dana umat.

Usulan tersebut muncul di tengah capaian penghimpunan ZIS BAZNAS Ciamis yang terus menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, BAZNAS berhasil melampaui target yang ditetapkan.

Dari target sebesar Rp24,2 miliar, realisasi penghimpunan mencapai Rp27,4 miliar atau lebih dari 100 persen.

Memasuki tahun 2026, BAZNAS Ciamis kembali mendapat target penghimpunan sebesar Rp30,4 miliar. Hingga pertengahan tahun, dana ZIS yang berhasil dikumpulkan telah mencapai sekitar Rp20,9 miliar.

Capaian tersebut dinilai menjadi indikator optimistis target tahunan kembali dapat direalisasikan.

Baca Juga :BKPSDM Ciamis Tangani Sejumlah Kasus Disiplin ASN, Perselingkuhan Jadi Sorotan Pembinaan

Koordinator Presidium Majelis Daerah KAHMI Ciamis, Dafid Firdaus, menilai potensi penghimpunan ZIS masih dapat ditingkatkan.

Menurutnya, dana yang dikelola BAZNAS memiliki manfaat besar untuk mendukung berbagai program sosial, pembangunan sarana keagamaan, pendidikan, hingga pengentasan kemiskinan, terutama di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah.

“Kami mengusulkan kepada BAZNAS agar kontraktor, penyedia jasa, maupun pelaksana pembangunan yang memperoleh proyek dari Pemerintah Kabupaten Ciamis turut diarahkan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Jadi bukan hanya memenuhi kewajiban pajak, tetapi juga berkontribusi terhadap dana umat,” ujar Dafid, Rabu (29/7).

Ia menjelaskan, usulan tersebut telah disampaikan secara resmi melalui surat kepada BAZNAS Ciamis dengan tembusan kepada Bupati Ciamis.

Selain itu, KAHMI juga telah melakukan dialog langsung dengan Ketua BAZNAS Ciamis pada Selasa (28/7) untuk membahas gagasan tersebut.

Menurut Dafid, apabila skema penghimpunan dari para rekanan pemerintah dapat diwujudkan, potensi penerimaan ZIS di Kabupaten Ciamis diyakini akan meningkat secara signifikan.

“Jika usulan ini dapat direalisasikan, kami optimistis penghimpunan dana umat melalui BAZNAS bisa melampaui target Rp30 miliar dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya.(Herdi/PasundanNews.com)