BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Sebanyak 201 keluarga di Kabupaten Ciamis menerima bantuan perbaikan rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2026.
Penyerahan buku tabungan kepada penerima dilakukan langsung oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya di Aula Sekretariat Daerah Ciamis, Jumat (21/8/2026).
Penerima bantuan pada tahap pertama tersebut tersebar di lima kecamatan. Masing-masing keluarga mendapatkan stimulan sebesar Rp20 juta yang dialokasikan untuk meningkatkan kualitas hunian agar lebih layak dan memenuhi standar kesehatan serta keselamatan.
Herdiat mengatakan, penyaluran bantuan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama ini menantikan program perbaikan rumah.
Ia berharap bantuan pemerintah dapat memberikan dampak nyata terhadap kondisi tempat tinggal warga.
“Alhamdulillah, bantuan yang selama ini kita perjuangkan akhirnya bisa direalisasikan. Mudah-mudahan dapat memberikan manfaat dan membantu masyarakat memiliki rumah yang lebih layak,” kata Herdiat.
Menurutnya, jumlah penerima BSPS tahun ini masih belum sebanding dengan banyaknya usulan yang telah disampaikan Pemerintah Kabupaten Ciamis.
Dari sekitar 6.350 rumah yang masuk dalam data usulan, baru 561 penerima yang memperoleh bantuan pada 2026.
“Dari ajuan yang sudah masuk data ada sekitar 6.350. Tahun ini yang mendapat bantuan 561, baru sekitar delapan atau sembilan persen. Saya akan terus memperjuangkannya agar secara bertahap bisa terealisasi seluruhnya,” ujarnya.
Herdiat menilai keberhasilan program tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah.
Baca Juga :Ciamis Dorong Tradisi Ucapan Benih dari Karangan Bunga ke Bibit Tanaman
Partisipasi masyarakat melalui swadaya dan gotong royong menjadi bagian penting karena BSPS merupakan bantuan stimulan yang dirancang untuk mendorong keterlibatan penerima dalam proses pembangunan atau perbaikan rumah.
Ia pun meminta penerima menggunakan dana bantuan sesuai peruntukan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Pengelolaan bantuan secara tepat dinilai penting agar pelaksanaan program berjalan baik dan dapat mendukung proses bantuan pada tahap selanjutnya.
“Bantuan tahap pertama harus dimanfaatkan dengan benar. Kalau pelaksanaannya baik, tentu akan mempermudah untuk masuk ke tahapan berikutnya,” tuturnya.
Bupati juga menegaskan bahwa penanganan rumah tidak layak huni menjadi salah satu perhatian utama Pemkab Ciamis.
Untuk memastikan program menyentuh warga yang benar-benar membutuhkan, dirinya mengaku tidak jarang turun langsung ke lapangan.
“Rutilahu menjadi salah satu program prioritas. Saya juga sering turun langsung, bahkan door to door, supaya bantuan benar-benar diterima masyarakat dan direalisasikan sesuai kebutuhan,” katanya.
Di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah akibat kondisi APBD yang mengalami defisit, Herdiat mengapresiasi budaya kebersamaan yang masih kuat di tengah masyarakat Ciamis.
Menurutnya, semangat tersebut dapat menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan, termasuk dalam pelaksanaan program perbaikan rumah.
Baca Juga :Pilkades Serentak 2026 di Ciamis Siap Digelar, Bupati Herdiat Minta Aparatur Desa Jaga Netralitas
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas DPRKPLH Kabupaten Ciamis menjelaskan bahwa program BSPS kini dikenal dengan nomenklatur ‘Bedah Rumah’ berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2026.
Program tersebut diarahkan untuk menekan jumlah rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.
Ia menyebutkan, penerima bantuan ditetapkan secara bertahap setelah memenuhi persyaratan yang berlaku.
Proses penetapan juga dilakukan melalui pemeriksaan administrasi dan verifikasi langsung di lapangan untuk memastikan calon penerima sesuai dengan kriteria.
Pemkab Ciamis selanjutnya mendorong camat dan kepala desa untuk ikut menggerakkan warga di lingkungannya.
“Dukungan masyarakat melalui gotong royong diharapkan dapat mempercepat proses bedah rumah serta memperluas manfaat program bagi keluarga lain yang masih membutuhkan hunian layak,” pungkasnya. (Pepi Irawan/PasundanNews.com)



















































