BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis optimis capaian retribusi parkir dapat memenuhi target hingga akhir tahun 2025.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Ciamis, Rissa Sugara, saat ditemui di ruang kerjanya pada Jumat (5/12/2025).
Rissa menjelaskan, target retribusi parkir tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp 1.659.462.000. Hingga awal Desember, realisasi pendapatan telah mencapai Rp 1.584.289.000, atau 95,47 persen dari target.
Pendapatan tersebut berasal dari tiga sumber, yaitu parkir konvensional, parkir berlangganan, serta retribusi tempat parkir khusus.
Adapun rincian target masing-masing sektor yakni, pertama, parkir konvensional: Rp 1.200.000.000, kedua parkir berlangganan: Rp 150.000.000, ketiga, tempat parkir khusus: Rp 309.462.000.
Berdasarkan laporan per November 2025, capaian parkir berlangganan berada pada angka Rp 114.560.000 atau 76,37 persen.
Baca Juga :Ciamis Perkuat Ekosistem Bank Sampah Lewat Kolaborasi dengan DBS Indonesia dan Duitin
Sementara itu, parkir konvensional mencapai Rp 1.119.487.000 atau 93,29 persen.
Untuk retribusi tempat parkir khusus, realisasi justru melampaui target dengan capaian Rp 350.242.000, atau 113,18 persen.
Rissa mengakui masih rendahnya partisipasi masyarakat pada program parkir berlangganan. Meski begitu, pihaknya terus berupaya melakukan sosialisasi melalui berbagai kegiatan dan pendekatan langsung ke masyarakat.
“Kami rutin melakukan sosialisasi, termasuk jemput bola melalui event tertentu agar masyarakat semakin memahami manfaat parkir berlangganan,” ujarnya.
Ia menambahkan, program parkir berlangganan menawarkan kemudahan bagi pengguna kendaraan, karena cukup membayar satu kali untuk penggunaan selama satu tahun.
Namun program ini tetap bersifat pilihan dan tidak memaksa. “Jika masyarakat tidak ingin berlangganan, mereka tetap bisa menggunakan layanan parkir reguler,” jelasnya.
Meski salah satu sektor belum optimal, Rissa tetap optimis total pendapatan retribusi parkir dari sektor konvensional dan tempat parkir khusus akan mampu memenuhi bahkan melampaui target pada akhir 2025.
(Pepi Irawan/PasundanNews.com)




















































