Founder Taman Baca Jasindo Ciamis, Ilham Maulana Malik Fajar. Foto/Istimewa

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Kabupaten Ciamis menorehkan capaian membanggakan di tingkat internasional.

Dalam ajang The 6th ASEAN Environmentally Sustainable Cities (ESC) Award and 5th Certificates of Recognition (CoR), Ciamis meraih penghargaan sebagai kota kecil terbersih (Clean Land) pada pertemuan 18th ASEAN Ministerial Meeting on The Environment (AMME) di Langkawi, Malaysia, 2-3 September 2025.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Ciamis mampu menunjukkan kepemimpinan kuat dalam pembangunan berkelanjutan serta pengelolaan lingkungan yang konsisten.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menegaskan bahwa prestasi tersebut bukanlah hasil yang dicapai secara tiba-tiba.

“Keberhasilan ini lahir dari penerapan kebijakan pengelolaan sampah berkelanjutan yang konsisten dan inovatif,” ujarnya, Jumat (12/12/2025).

Ia menekankan pentingnya pemilahan sampah dari sumber, layanan berbasis masyarakat, serta penguatan ekonomi sirkular sebagai fondasi keberhasilan.

Herdiat menambahkan, selain dukungan pemerintah, partisipasi masyarakat juga menjadi kunci utama.

Baca Juga :Ciamis Catat Sejarah, Raih Skor Tertinggi SPI-KPK se-Jawa Barat Tahun 2025

Kolaborasi kelompok pengelola sampah, komunitas peduli lingkungan, dan berbagai mitra pembangunan memperkuat tata kelola persampahan di daerah.

Apresiasi atas prestasi Kabupaten Ciamis juga datang dari Founder Taman Baca Jasindo Ciamis, Ilham Maulana Malik Fajar.

Menurutnya, penghargaan ini mencerminkan karakter masyarakat Ciamis yang peduli, gotong royong, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap kebersihan serta kelestarian lingkungan.

“Sebagai bagian dari masyarakat yang bergerak di bidang literasi dan edukasi, saya melihat langsung bagaimana semangat warga Ciamis dalam menjaga lingkungan tidak pernah padam. Penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik seluruh masyarakat yang telah bersama-sama menjaga tanah kelahirannya,” ujar Ilham.

Ilham yang juga pernah mendapat penghargaan Pemuda Pelopor Ciamis Tahun 2023 menuturkan, bahwa prestasi internasional ini seharusnya menjadi motivasi untuk memperluas edukasi lingkungan, terutama kepada generasi muda.

“Kebersihan dan kelestarian lingkungan menjadi warisan yang harus terus diperjuangkan. Saya berharap semakin banyak ruang edukasi, komunitas, dan lembaga yang ikut terlibat,” jelasnya.

ESC Award merupakan penghargaan empat tahunan yang diberikan kepada kota-kota di ASEAN yang mampu menciptakan kota bersih, hijau, dan layak huni.

“Dengan diraihnya penghargaan ini, Ciamis semakin mengukuhkan posisinya sebagai daerah yang berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan warganya,” pungkas Ilham.

(Ilham Hidayat/PasundanNews.com)