Beranda Sukabumi BKKBN Sosialiasai Bangga Kencana, Dewi Asmara: “Khawatir Pertumbuhan Penduduk Tak Terkendali”

BKKBN Sosialiasai Bangga Kencana, Dewi Asmara: “Khawatir Pertumbuhan Penduduk Tak Terkendali”

BERBAGI
SUKABUMI, PASUNDANNEWS BKKBN terus Sosialisasi Pembangunan Keluarga program Bangga Kencana bersama Mitra Kerja yang bertempat di Aula Kantor Kelurahan Palabuhan Ratu, Kecamatan Palabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi, Jumat (13/11/2020).
Pada kesempatan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat H. Rukmana memperkenalkan lagu Bangga Kencana saat mendampingi komisi IX DPR RI dari fraksi Partai Golkar Ibu Hj. Dewi Asmara S.H.,M.H.
“Ada perubahan strategi penggarapan program. Dulu difokuskan pada masalah kependudukan dan Keluarga Berencana (KB), sekarang lebih fokus pada pembangunan keluarga,” Jelas Rukmana kepada Pasundannews.
Baca Juga: Ancaman Pidana dari RUU Minuman Beralkohol, “Simpan-Jual Denda 1 Miliar”
Ia menjelaskan bahwa BKKBN terus memperkenalkan brand baru. Brand tersebut bernama Rebranding BKKBN dengan mengambil tema “menuju cara baru untuk generasi baru”.
“Saat ini khalayak utama BKKBN adalah generasi millenial dan zillenial. Maka dari itu BKKBN ingin terhubung dengan generasi muda dan menyesuaikan dengan perubahan lingkungan yang demikian cepat”. Jelasnya.
“Saya mengharapkan remaja dapat menjadi motivator program bangga kencana melalui kegiatan remaja. Remaja yang luar biasa harus tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan remaja juga merupakan calon Pasangan Usia Subur yang akan membentuk keluarga dan merupakan calon orang tua bagi anak-anaknya, harus memiliki perencanaan dan kesiapan berkeluarga”. Harapnya.
Baca Juga: Penetapan Bersejarah “Right to Be Forgotten” di Indonesia
“Usia ideal menikah 21 tahun untuk wanita dan 25 tahun untuk laki-laki, jadilah remaja berkualitas agar nantinya juga terbentuk keluarga yang berkualitas,” tutupnya.
Sementara itu anggota komisi IX DPR RI Hj. Dewi Asmara S.H.,M.H sekaligus sebagai Mitra Kerja mengatakan bahwa peranan BKKBN dalam kondisi Pandemi sangat diperlukan dalam menangani pengendalian penduduk.
“Karena angka kehamilan yang cukup tinggi di sebabkan pasangan suami istri yang kebanyakan aktifitasnya di rumah saja. Apalagi di daerah pesisir yang jauh dari kota dikhawatirkan tidak terkendalinya pertumbuhan penduduk dan pemerintah di wakili Komisi IX DPR RI mendukung program dari BKKBN,” tuturnya.
Tak hanya itu UPTD Kabupaten Sukabumi Drs. Hendra Priatna turut menjadi narasumber acara tersebut. Ia memastikan di wilayahnya dapat menjalani program baru dari BKKBN tersebut. Sosialisasi ini bisa sampai ke daerah di wilayah kecamatan Palabuhan Ratu.
Baca Juga: Tekan Angka Perceraian, BKKBN Jawa Barat Sosialisasi Program Bangga Kencana di Baleendah
Dr. Eni, Deputi KB BKKBN Pusat juga hadir kesempatan tersebut. Ia mengungkapkan rasa senang dengan acara yang berlangsung dipesisir pantai Selatan Jawa. Di tambah kehadiran para nelayan yang mengapresiasi kedatangan jajaran BKKBN Jawa Barat dan mengharapkan program dari pusat berjalan di wilayahnya.
Selain itu acara juga dihadiri oleh kepala Desa Palabuhan Ratu Deni Zulfian serta para nelayan dan Karang Taruna yang sekaligus sebagai peserta Acara.
Di akhir acara sosialisasi, Anggota Komisi IX DPR RI, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat membagikan sembako dan alat pencuci tangan (wastafel) dan Batik BKKBN secara simbolis kepada masyarakat. Pembagian sembako sebanyak 1000 ini nantinya akan diserahkan kepada masyarakat di Kelurahan Palabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi. (Red)