Warga Langkapsari Ciamis Rayakan Rampungnya Jalan Sumur Bandung, Titip Harapan Kelanjutan Pembangunan. Foto/Istimewa

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Rasa bahagia dan syukur mewarnai Dusun Karanganyar, Desa Langkapsari, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis.

Warga menggelar doa bersama dan makan tumpeng di atas ruas Jalan Sumur Bandung yang baru selesai dibangun sebagai bentuk apresiasi atas terealisasinya perbaikan infrastruktur yang telah lama dinantikan.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (15/6/2026) itu diikuti puluhan warga.

Mereka memanfaatkan momen tersebut untuk memanjatkan doa sekaligus merasakan langsung manfaat jalan yang kini telah berlapis hotmix dan lebih nyaman dilalui.

Kepala Desa Langkapsari, H. Ujang Rusyana, mengatakan syukuran tersebut merupakan ungkapan rasa terima kasih masyarakat setelah bertahun-tahun menunggu perbaikan jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan.

“Pembangunan Jalan Sumur Bandung telah selesai. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi warga karena akses jalan yang selama ini diharapkan akhirnya bisa terwujud,” katanya.

Baca Juga :Sambut 1 Muharam 1448 H, Semangat Keagamaan Warga Ciamis Tetap Bergelora

Ia menjelaskan, tradisi doa bersama telah dilakukan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan. Sebelum proyek dimulai, warga lebih dulu menggelar doa bersama.

Kegiatan serupa kembali dilakukan saat pengerjaan berlangsung hingga akhirnya ditutup dengan syukuran setelah pembangunan rampung.

Menurut Ujang, kebersamaan tersebut menjadi simbol dukungan masyarakat agar pembangunan berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga sekitar.

Dalam kesempatan itu, masyarakat juga menyampaikan penghargaan kepada Pemkab Ciamis, khususnya Bupati Herdiat Sunarya, serta instansi terkait yang telah mendukung pembangunan jalan tersebut.

Meski demikian, warga berharap program peningkatan infrastruktur di wilayah tersebut tidak berhenti sampai di sini.

Mereka menginginkan pembangunan ruas jalan Entring–Kalijati dapat kembali dilanjutkan karena masih terdapat sekitar 4,5 kilometer jalan yang belum tersentuh pembangunan.

Baca Juga :Badko HMI Jabar Desak Transparansi Hibah Rp662 M untuk Instansi Vertikal

“Bagian yang belum dibangun berada di ruas tengah menuju Desa Pasawahan. Kami berharap bisa menjadi prioritas pada pembangunan berikutnya,” ujar Ujang.

Ruas jalan Entring–Kalijati dinilai memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung antarwilayah yang mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas masyarakat sehari-hari.

Dengan pembangunan yang berkelanjutan, warga optimistis konektivitas dan pertumbuhan wilayah akan semakin meningkat.

“Masyarakat berharap sisa pembangunan jalan tersebut dapat segera direalisasikan sehingga seluruh akses penghubung dapat berfungsi optimal dan memberikan manfaat lebih besar bagi warga Banjaranyar dan sekitarnya,” pungkasnya. (Hendri/PasundanNews.com)