Yayan Herdhiana (depan baju hitam) saat Reuni Kecil SMA Negeri Banjar Angkatan 1976. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Suasana hangat penuh tawa dan nostalgia mewarnai reuni kecil alumni SMA Negeri Banjar (sekarang SMAN 1 Banjar) angkatan 1976 yang digelar di sebuah kafe di Jalan Husein Kartasasmita, Kota Banjar, Minggu (7/9/2025) malam.

Acara ini menjadi ajang silaturahmi bagi para sahabat lama yang kini telah menapaki berbagai jalan kehidupan, khususnya mereka yang masih berdomisili di Kota Banjar.

Reuni ini diinisiasi oleh Yayan Herdhiana, salah satu alumni yang kini sukses berkiprah di luar negeri.

Pria kelahiran Banjar Patroman ini telah menetap di Kota Paris, Prancis, selama lebih dari 40 tahun dan kini merupakan pemilik PT Indoparco, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang ekspor impor, restoran, sembako, olahraga, infrastruktur, dan sektor lainnya.

“Meski sudah lama tinggal di Paris, hati saya tetap untuk Banjar. Saya ingin kembali menyambung silaturahmi dengan teman-teman lama yang masih ada di sini,” ungkap Yayan Herdhiana kepada media.

Ia mengaku momen temu kangen seperti ini sangat berharga, apalagi setelah puluhan tahun berpisah sejak masa-masa putih abu-abu.

Baca Juga ::Jabar Bergerak Kota Banjar Rehab Atap Rumah Anggotanya di Parungsari

Dalam suasana santai yang penuh canda, para alumni saling berbagi cerita tentang masa-masa mereka di bangku SMA. Tawa pecah saat kenangan-kenangan konyol di kelas dan halaman sekolah kembali diceritakan.

Yayan juga mengungkapkan bahwa ia berharap reuni ini menjadi awal dari pertemuan rutin yang lebih luas.

“Saya ingin ini jadi momentum awal. Mungkin ke depan kita bisa buat reuni yang lebih besar, mengundang semua angkatan 1976, bukan hanya yang ada di Banjar,” kata Yayan yang diamini oleh teman sebangkunya dulu, Emen Suherman.

Para peserta reuni juga tak lupa menyampaikan rasa syukur karena masih diberikan kesehatan dan umur panjang untuk bisa berkumpul kembali.

Beberapa dari mereka bahkan datang membawa foto-foto lama, membuat suasana semakin penuh nostalgia.

Acara yang berlangsung sederhana ini ditutup dengan doa bersama serta rencana untuk membuat grup komunikasi guna menjalin hubungan lebih intens di masa depan. Kebersamaan yang terjalin hari itu menjadi bukti bahwa persahabatan sejati tak lekang oleh waktu.

“Semoga reuni seperti ini terus berlanjut. Meski hanya segelintir orang yang bisa hadir hari ini, tapi semangat kebersamaan kita tetap besar,” pungkas Yayan.

(Hermanto/pasundannews.com)