Kebakaran di sebuah kamar kos di lingkungan Cikabuyutan Barat, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Sebuah kamar kos di lingkungan Cikabuyutan Barat, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, dilalap api, Senin (8/9/2025) sekitar pukul 09.00 WIB. Kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh korsleting aliran listrik.

Kebakaran hanya menghanguskan satu kamar dari total dua puluh kamar yang ada di bangunan kos tersebut.

Meski api sempat membesar, warga sekitar cepat merespons dan berhasil memadamkan api sebelum merambat ke kamar lainnya.

Menurut keterangan warga sekaligus saksi mata, Kiki Jaber, api pertama kali terlihat dari salah satu kamar.

“Saya lihat asap tebal keluar dari kamar, lalu terdengar teriakan minta tolong dari penghuni kos,” ujar Kiki Jaber saat ditemui di lokasi kejadian.

Baca Juga : Jaga Kamtibmas, Polres Banjar Rutin Gelar Patroli Gabungan Skala Besar

Para penghuni kos sempat panik dan berhamburan keluar bangunan untuk menyelamatkan diri. Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi langsung berinisiatif membantu memadamkan api dengan alat seadanya seperti ember dan selang air.

“Untung warga cepat tanggap. Kalau tidak, mungkin semua kamar sudah habis terbakar,” imbuh Kiki.

Proses pemadaman berlangsung sekitar 30 menit hingga api benar-benar padam dan situasi dinyatakan aman.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian materiil ditaksir mencapai jutaan rupiah. Beberapa barang berharga milik penghuni kamar seperti lemari, sertifikat, dan dokumen penting lainnya turut terbakar.

Petugas dari kelurahan Hegarsari dan kepolisian setempat telah mendatangi lokasi untuk melakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran.

Sementara itu, penghuni kamar yang terdampak kini terlihat masih shock akibat kebakaran tersebut.

Warga setempat berharap kejadian ini menjadi perhatian pemilik kos dan pihak terkait untuk meningkatkan keamanan instalasi listrik demi mencegah insiden serupa di kemudian hari.

(Hermanto/PasundanNews.com)