Penuh Haru dan Kemeriahan, MDTU Al-Barokah Mekarmukti Gelar Pelepasan dan Kenaikan Kelas Santri. Foto/PasundanNews.com

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDTU) Al-Barokah sukses menyelenggarakan kegiatan pelepasan (wisuda) dan kenaikan kelas bagi seluruh santri tahun ajaran 1446-1447 H/2025-2026 M.

Kegiatan berlangsung di halaman MDTU Al-Barokah, berlokasi di Dusun Batununggul, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis.

Acara yang berlangsung khidmat sekaligus meriah ini dihadiri oleh tokoh agama, jajaran pengurus MDTU, Kepala Dusun, Ketua FKDT, Ketua MUI, ketua DKM Al-Ikhlas, serta para orang tua/wali santri yang memadati lokasi kegiatan.

Acara tahunan ini menjadi momentum penting untuk mengapresiasi capaian akademis dan akhlak para santri selama satu tahun ajaran penuh.

Kepala MDTU Al-Barokah, H. Dedi, menyampaikan rasa bangga yang atas kelulusan para santri kelas akhir serta kenaikan kelas santri lainnya. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam menuntut ilmu agama.

Baca Juga :Jelang Tahun Ajaran Baru, Anggota Komisi D DPRD Ciamis Soroti Ancaman ATS dan Minta Penanganan Serius

“Kelulusan dari madrasah ini bukanlah akhir, melainkan gerbang awal bagi anak-anak kita untuk mengamalkan ilmu di jenjang yang lebih tinggi. Kami berharap bekal agama dan akhlakul karimah yang didapat di Al-Barokah menjadi fondasi kokoh bagi masa depan mereka,” ujar H. Dedi.

Apresiasi senada juga datang dari Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Cisaga, Ust. Usman.

Pihaknya mengaku bangga dan mengapresiasi atas konsistensi MDTU Al-Barokah dalam mencetak generasi muda yang islami di wilayah Kecamatan Cisaga.

Menurutnya, madrasah memiliki peran vital dalam membentengi moral generasi muda di era digital ini.

“Kami dari FKDT sangat mengapresiasi dedikasi para pengajar di Al-Barokah. Semoga madrasah ini terus melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga berakhlak mulia,” ungkap Ust. Usman.

Suasana haru menyelimuti area kegiatan saat upacara pelepasan berlangsung. Para santri yang lulus berbaris rapi menghampiri para guru untuk bersalaman dan sungkem menandakan kecintaan diantara mereka.

Menanggapi hal itu, perwakilan orang tua santri, Sri Wulan, menyampaikan pesan dan kesannya selama para santri menimba ilmu di Madrasah Al-Barokah.

Ia menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada para ustaz dan ustazah yang tiada lelah mendidik dan mendampingi para santri di madrasah tersebut.

Baca Juga :PTQ Ash Shodiq Jatinagara Kukuhkan 20 Penghafal Al-Qur’an dalam Wisuda Tahfidz ke-6

“Anak-anak kami tidak hanya diajarkan membaca Al-Qur’an dan keislaman saja , tetapi juga diajarkan bagaimana menghormati orang tua dan menyayangi sesama. Terima kasih kepada guru-guru kami yang tanpa lelah membimbing kami dengan penuh kesabaran. Maafkan segala kenakalan kami, dan doakan agar kami bisa terus menjaga nama baik madrasah ini,” tuturnya.

Kemeriahan panggung seni santri setelah prosesi formal pelepasan dan pembagian rapot kenaikan kelas selesai, suasana berubah menjadi riuh dan ceria berkat penampilan bakat dari seluruh santri.

Setiap perwakilan kelas unjuk gigi di atas panggung dengan berbagai kreativitas, di antaranya lantunan ayat suci & tahfidz berjamaah yang menyentuh hati.

Kemudian kreasi nadhom dan shalawat yang dibawakan secara kompak. Tak kalah serunya lagi saat para santri menampilkan tari islami yang membuat semua yang hadir kagum dan bangga.

Kemeriahan ini menjadi bukti nyata bahwa MDTU Al-Barokah tidak hanya fokus pada pendidikan kognitif, melainkan juga mengasah mental, rasa percaya diri, dan kreativitas seni islami para santri.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan madrasah, para guru, dan masa depan seluruh santri Madrasah Al-Barokah. (Hendri/PasundanNews.com)