BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Banjir melanda wilayah Siluman Baru, Blok Pulomajeti, Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, sejak Sabtu (8/11/2025).
Banjir yang disebabkan oleh luapan Sungai Citapen ini menggenangi area pesawahan dan permukiman warga hingga Kamis (13/11/2025). Sebanyak lima rumah warga di RT 38 RW 18 terdampak cukup parah akibat genangan air yang tak kunjung surut.
Lurah Purwaharja, Hendri Sumantri, mengatakan banjir kali ini merupakan yang terparah dalam beberapa bulan terakhir karena curah hujan tinggi mengguyur wilayah Banjar bagian utara.
“Air mulai meluap sejak Sabtu sore. Kami bersama BPBD dan linmas langsung turun membantu evakuasi warga yang rumahnya tergenang, terutama di kawasan RT 38 RW 18,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Kamis (13/11/2025).
Sebanyak tiga warga terdampak, yakni Ratmini, Ratimah, dan Budiana, terpaksa dievakuasi ke rumah tetangganya yang lebih aman.
Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD Kota Banjar, Tribina, dan linmas setempat. Pemerintah kelurahan dan kecamatan Purwaharja juga turun langsung membantu mengevakuasi warga dan memastikan keselamatan penduduk di sekitar lokasi banjir.
Baca Juga :Setahun Tinggal di Kandang Unggas, Carman Akhirnya Miliki Rumah Layak Huni
Menurut Hendri, pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD untuk menyiagakan pos piket Linmas guna memantau kondisi air Sungai Citapen setiap saat.
“Kami mendirikan pos piket Linmas untuk memantau ketinggian air, agar kalau debit naik lagi, evakuasi bisa dilakukan lebih cepat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Rd Ruhimat, menyampaikan bahwa banjir disebabkan oleh curah hujan tinggi dan penyempitan aliran Sungai Citapen akibat tumpukan sampah serta sedimentasi.
“Kami sudah melakukan pembersihan bersama tim BBWS, kelurahan, dan warga untuk melancarkan aliran sungai agar air tidak kembali meluap,” katanya.
Pada Kamis pagi ini, tim gabungan dari BBWS Citanduy, BPBD, aparat kecamatan, kelurahan, serta warga membersihkan sampah di sepanjang aliran Sungai Citapen. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah mitigasi agar banjir tidak kembali melanda wilayah tersebut.
Selain penanganan teknis, bantuan sosial juga disalurkan kepada warga terdampak. Pihak Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP3A) Kota Banjar turut memberikan paket sembako kepada keluarga yang terdampak banjir.
BPBD Kota Banjar mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai agar tetap waspada terhadap potensi hujan deras susulan. Ruhimat menegaskan pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan siaga darurat selama musim hujan.
“Kami berharap masyarakat tetap waspada dan melapor segera bila ada tanda-tanda air sungai kembali naik,” pungkasnya.
(Hermanto/PasundanNews.com)




















































