BERITA PANGANDARAN, PASUNDANNEWS.COM – Ratusan hektar sawah di Desa Tunggilis, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran kembali terendam banjir akibat luapan Sungai Citanduy. Kondisi ini disebut sudah terjadi puluhan tahun setiap musim hujan tiba.
Kepala Desa Tunggilis, Ilan Gumilar, melalui akun media sosial resmi Pemerintah Desa Tunggilis, menyampaikan keluhannya dan meminta perhatian dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dalam unggahannya, Ilan menggunakan bahasa Sunda untuk menggambarkan keprihatinannya terhadap kondisi warga.
Ia berharap pemerintah provinsi segera turun tangan agar masyarakat tidak terus dirugikan akibat banjir tahunan.
Baca Juga :Polisi Bantu Dorong Kendaraan Mogok Terendam Banjir di Kalipucang Pangandaran
“Tos puluhan taun kieu wae, hawatos masyarakat tunggilis, lajèng pami hoyong panen teh sataun sakali, eta ge tandur opat sampe lima kali. Hong solusina ti Pak Dedi” kata Ilan dalam unggahannya. Rabu (12/11/2025)
Ilan menuturkan, para petani hanya bisa panen satu kali dalam setahun karena lahan pertanian mereka selalu tergenang.
“Kasihan warga, sawahnya cuma bisa panen setahun sekali, padahal tandurnya bisa sampai empat atau lima kali. Minta solusinya, Pak Dedi,” ujarnya tegas.
Selain ratusan hektar sawah, puluhan rumah warga juga ikut terendam banjir. Aktivitas masyarakat terganggu karena genangan air menutupi jalan desa dan area pemukiman.
Banjir juga merendam lapangan olahraga di depan kantor desa, membuat kegiatan warga terhenti.
“Kami berharap pemerintah bisa segera meninjau dan mencari solusi agar warga tidak terus jadi korban setiap kali Citanduy meluap,” tutup Ilan.
(Deni Rudini/PasundanNews.com)




















































