BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Galuh (Unigal) terus memperkuat kiprahnya di tingkat internasional melalui kolaborasi akademik bersama Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM).
Kerja sama tersebut diwujudkan dalam Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) skema Collaborative Community Service Excellence yang berfokus pada pengembangan pembelajaran matematika berwawasan lingkungan.
Program bertajuk Empowering Eco-Literacy through Green Pedagogy in Mathematics Learning Based on Conservation Issues in Malaysian Schools ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas guru dalam mengintegrasikan isu konservasi dan keberlanjutan ke dalam proses pembelajaran matematika.
Ketua Pelaksana kegiatan, Dr. Yoni Sunaryo, M.Pd., mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari implementasi internasionalisasi tridarma perguruan tinggi.
Menurutnya, kerja sama lintas negara tidak hanya memperkuat pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mendorong pengembangan pembelajaran dan publikasi ilmiah bertaraf internasional.
Baca Juga :Siswi SDN 1 Cijeungjing Sabet Juara Kaligrafi Pentas PAI Jabar, Ciamis Tambah Deretan Prestasi
“Melalui pendekatan Green Pedagogy yang dipadukan dengan konsep STEAM-H (Science, Technology, Engineering, Agriculture, Mathematics, and Health), guru didorong menciptakan pembelajaran matematika yang lebih kontekstual, inovatif, sekaligus menumbuhkan kepedulian peserta didik terhadap isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan,” ujar Yoni, Minggu (19/7/2026).
Ia menjelaskan, sebelum pelaksanaan program, tim dari Universitas Galuh dan UTHM Malaysia melakukan serangkaian koordinasi secara daring untuk menyusun berbagai perangkat pelatihan.
Perangkat tersebut meliputi modul Green Pedagogy, modul STEAM-H, media pembelajaran, video pembelajaran, lembar kerja peserta, hingga instrumen evaluasi.
Seluruh materi disusun berdasarkan kebutuhan mitra dan diselaraskan dengan karakteristik kurikulum di Indonesia maupun Malaysia agar dapat diterapkan secara efektif pada satuan pendidikan di kedua negara.
Sebagai bentuk penguatan kerja sama, tim Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Galuh juga melaksanakan kunjungan akademik ke UTHM Malaysia pada 17–20 Juni 2026.
Baca Juga :Pelantikan MD KAHMI Ciamis Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni dan Pengabdian untuk Masyarakat
Kegiatan tersebut menghasilkan penandatanganan Implementation Agreement (IA) yang menjadi landasan kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Yoni, UTHM menempatkan kemitraan internasional sebagai salah satu strategi dalam memperluas jejaring akademik sekaligus mendukung pengembangan pendidikan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan melalui workshop nasional secara daring pada 3 Juli 2026 yang diikuti guru dari berbagai jenjang pendidikan di Indonesia.
Dalam kegiatan itu, peserta memperoleh materi mengenai penerapan Green Pedagogy, implementasi pendekatan STEAM-H, serta berbagai praktik pembelajaran matematika berbasis konservasi.
“Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat eco-literacy para guru sehingga pembelajaran matematika menjadi lebih relevan, bermakna, dan mampu menjawab tantangan global,” katanya.
Selain memberikan manfaat bagi peningkatan kompetensi pendidik, program tersebut juga menghasilkan publikasi ilmiah internasional berjudul Green STEAM-H Pedagogy with Eco-Mathematical Literacy: A Developmental Framework for Sustainability-Oriented Education yang diterbitkan dalam Interdisciplinary International Journal of Conservation and Culture (IIJCC).
Publikasi tersebut menjadi salah satu luaran penting yang menunjukkan bahwa kolaborasi internasional tidak hanya menghasilkan kegiatan pelatihan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan keilmuan di bidang pendidikan matematika dan pendidikan berkelanjutan.
Melalui kerja sama ini, Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Galuh menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring global dan menghadirkan berbagai program kolaboratif yang berdampak bagi dunia pendidikan.
“Kami berharap sinergi dengan UTHM Malaysia menjadi langkah awal bagi lahirnya berbagai kerja sama strategis yang mampu meningkatkan mutu pendidikan, memperluas jejaring akademik internasional, serta mendorong terciptanya pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan,” pungkas Yoni.(Pepi Irawan/PasundanNews.com)



















































