BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Seorang lansia bernama Siti Aisah (71), warga Lingkungan Haurmukti RT 01 RW 01, Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Purwaharja, mendapat bantuan dari Dinas Sosial Kota Banjar, Jumat (10/04/2026).
Bantuan ini diberikan menyusul kondisi kehidupannya yang memprihatinkan karena tinggal seorang diri di rumah yang tidak layak huni.
Penyaluran bantuan dilakukan bersama sejumlah unsur pemerintah daerah, di antaranya Kabag Kesra Agus Mulyana, Kepala Pelaksana BPBD Ruhimat, Camat Purwaharja Erik Kiswanto, Lurah Purwaharja Engkus Kurniawan, serta Ketua RT setempat.
Paket bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pokok dan perlengkapan sehari-hari, seperti makanan kaleng, minyak goreng, kecap, makanan siap saji, biskuit, serta perlengkapan rumah tangga berupa alat dapur, matras, terpal, dan family kit.
Sekretaris Dinas Sosial Kota Banjar, Anry, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari respons cepat pemerintah terhadap laporan warga yang membutuhkan bantuan, terutama kelompok rentan.
Baca Juga :Aksi Sosial dr Herman Sutrisno Sorot Kinerja Pemerintah, Bantuan Nyata Lebih Terasa di Masyarakat
“Kami berupaya memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi, khususnya lansia yang hidup sendiri tanpa pendamping,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil pemantauan, Mak Isah telah menempati rumah dengan kondisi rusak selama kurang lebih satu tahun.
Beberapa bagian bangunan, terutama dapur dan kamar mandi, mengalami kerusakan cukup parah. Bahkan saat hujan turun, air kerap masuk hingga menggenangi area dapur.
Lurah Purwaharja, Engkus Kurniawan, mengatakan bahwa pihaknya telah mengupayakan bantuan perbaikan rumah sejak awal tahun, meski sempat menghadapi kendala administrasi.
“Pengajuan akan segera kami lanjutkan kembali ke Baznas agar proses perbaikan bisa segera terealisasi,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua RT Dedih menuturkan bahwa hampir seluruh bagian rumah membutuhkan perbaikan.
Ia menyebut bantuan terakhir yang diterima Mak Isah untuk renovasi rumah terjadi pada tahun 2010.
Pihak lingkungan telah mengajukan bantuan sekitar Rp10 juta ke Baznas, yang nantinya akan didukung oleh swadaya masyarakat dan keluarga.
“Kami berharap perbaikan rumah segera dilakukan agar Mak Isah dapat tinggal di lingkungan yang lebih aman dan nyaman. Bagi pihak lain yang ingin turut membantu proses renovasi tersebut, kami juga akan terbuka,” tutur Dedih. (Hermanto/PasundanNews.com)



















































