BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Generasi Z di Kabupaten Ciamis menyambut antusias kegiatan Job Fair Ciamis tahun 2025.
Harapan untuk mendapat pekerjaan nampak terlihat sebagai bentuk keseriusan sejumlah Gen Z di Kabupaten Ciamis.
Diketahui, ribuan pencari kerja memadati Halaman Kantor Kecamatan Cijeungjing, pada Rabu (25/6/2025) dalam rangka Hari Jadi Jadi Ciamis ke-383.
Tak hanya dari kalangan dewasa, generasi muda pun menunjukkan antusiasme tinggi mengikuti kegiatan yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Ciamis ini.
Salah satunya adalah Nur Fajri, pemuda asal Panumbangan, lulusan SMK Suryalaya jurusan Otomotif.
Ia datang ke lokasi bersama temannya setelah mendapatkan informasi kegiatan ini dari media sosial Instagram.
“Semoga bisa dapat pekerjaan yang sesuai dengan jurusan. Saya ambil otomotif, pengennya kerja yang linier. Terimakasih Pak Bupati dan Disnaker Ciamis, semoga menjadi peluang yang baik,” ujarnya.
Rekannya yang lain, Nazmi seorang mahasiswi asal Ciamis yang kini menempuh pendidikan di Universitas Siliwangi (Unsil), juga hadir untuk menjajaki peluang kerja. Ia mengetahui kegiatan ini dari temannya dan Instagram.
“Saya pengen cari kerja yang sesuai sama latar belakang saya. Harapannya sih semoga bisa cepat kerja dan bantu keluarga,” ucap Nazmi.
Tersedia 1.150 Lowongan Kerja dari 14 Perusahaan
Job fair tahun ini menghadirkan 1.150 lowongan kerja dari 14 perusahaan yang bergerak di berbagai bidang, mulai dari industri garmen, perhotelan, rumah sakit, makanan hingga manufaktur.
Perusahaan peserta berasal dari Kabupaten Ciamis dan daerah sekitarnya seperti Tasikmalaya dan Majalengka.
Baca Juga :Pemkab Ciamis Sosialisasikan Substansi RPJMD 2025-2029: Sinergi Menuju Ciamis Maju dan Berkelanjutan
Kepala Disnaker Ciamis, Dase Fadlil Yusdy Mubarak, mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Ciamis dan merupakan langkah nyata untuk menekan angka pengangguran di daerah.
“Kami memprioritaskan warga ber-KTP Ciamis. Ini bentuk komitmen untuk memperluas akses kerja bagi putra daerah,” ujarnya.
Dase mengungkapkan, mengacu data BPS tahun 2024, pengangguran terbuka di Ciamis tercatat 3,37 persen atau sekitar 23 ribu orang.
Dase menargetkan kegiatan job fair ini dapat menyalurkan sebanyak 700–800 pencari kerja ke dunia kerja.
Sistem Hybrid dan Layanan Publik Terpadu
Kegiatan ini juga menerapkan sistem seleksi hybrid, yakni gabungan antara wawancara langsung (walk-in interview) dan sistem daring sesuai kebutuhan perusahaan.
Salah satu perusahaan garmen bahkan membuka 350 posisi dari total 1.200 lowongan yang akan disalurkan secara bertahap hingga September 2025.
Kegiatan Job Fair Ciamis juga menghadirkan layanan publik terpadu, antara lain, Pelayanan administrasi kependudukan (KTP dan KK) dari Disdukcapil melalui program Pepatah Manis.
Kemudian juga ada pemeriksaan kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan, Penerbitan SKCK dari Polres Ciamis, Pembuatan kartu kuning (AK1) oleh Disnaker, serta operasi pasar murah.
Selain itu, Job fair ini juga merupakan bagian dari implementasi visi pembangunan SDM Kabupaten Ciamis 2020-2030, dan menjadikannya agenda rutin tahunan.
“Target kami bukan hanya pada jumlah terserapnya tenaga kerja, tetapi bagaimana seluruh masyarakat bisa langsung merasakan manfaat kegiatan ini,” pungkasnya.
(Hendri/PasundanNews.com)



















































