Kombes (Purn) Nurfallah saat melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor DPC PKB Kabupaten Ciamis. Foto/Pepi Irawan.PasundanNews.com

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Dinamika politik di Kabupaten Ciamis mulai menghangat sejak kosongnya kursi Wakil Bupati yang sebelumya diisi oleh (Alm) Yana D Putra.

Posisi ini menjadi strategis di mata para calon kontestan yang berebut untuk bisa mendampingi Bupati Ciamis Herdiat Sunarya di periode 2025-2030.

Salah satu nama yang mulai mencuat adalah Kombes (Purn) Nurfallah, tokoh asal Panjalu, yang menyatakan niatnya maju sebagai bakal calon Wabup Ciamis.

Langkah awal yang ditempuh Nurfallah terlihat saat ia melakukan kunjungan ke Kantor DPC PKB Kabupaten Ciamis, pada Rabu (25/06/2024).

Kedatangannya disambut langsung oleh Ketua DPC PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) Kabupaten Ciamis, Ai Ratna Intan Solihah.

“Kami di PKB terbuka dan menerima dengan baik siapa pun yang datang membawa niat baik untuk kemajuan Ciamis, termasuk Pak Kombes Nurfallah yang secara tegas menyampaikan niatnya untuk maju sebagai Wakil Bupati,” ujar Ai Ratna.

Menurutnya, peran Wabup ke depan akan sangat vital dalam memperkuat kinerja kepala daerah, terutama dalam mengakselerasi program pembangunan.

Ia menilai sosok kuat yang mampu bekerja sama dan memperkuat visi-misi daerah sangat dibutuhkan, mengingat kompleksitas persoalan pemerintahan dan luasnya cakupan wilayah Ciamis.

“Pak Bupati saat ini memang mampu menjalankan tugasnya, tapi tentu akan lebih kuat dan optimal jika didampingi Wakil Bupati. Ini demi efektivitas dan percepatan pencapaian pembangunan,” jelasnya.

Ai Ratna juga menyebut, hingga saat ini belum ada tokoh yang secara terbuka menyatakan kesiapan maju sebagai Wakil Bupati.

Oleh karena itu, langkah Nurfallah dinilai sebagai titik awal munculnya dinamika baru dalam kontestasi politik Ciamis.

Baca Juga :Bupati Ciamis Jalin Sinergi bersama Politis NasDem Pepi Tommy, Bahas Arah Pembangunan Daerah

PKB Siap Lakukan Kajian Objektif, Prioritaskan Kepentingan Publik

Meski pertemuan tersebut belum menjadi deklarasi dukungan resmi, PKB menyatakan siap mengkaji setiap figur yang memiliki potensi secara objektif.

Ai Ratna menegaskan, partainya akan memproses segala kemungkinan secara demokratis dan terbuka, dengan menempatkan kepentingan masyarakat di atas ego partai.

“Yang utama bagi kami adalah siapa yang paling mampu membawa energi positif untuk kemajuan Ciamis,” tegasnya.

Di sisi lain, Nurfallah menyampaikan bahwa kunjungannya ke PKB bersifat pribadi.

Ia menegaskan belum berafiliasi dengan partai mana pun, meski sempat ada dorongan dari PDIP di Bandung.

“Saya belum masuk partai. Memang ada dorongan dari PDIP, tapi belum ada keputusan. Saya datang ke PKB karena ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat dan membuka ruang dialog,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dorongan kuat untuk maju sebagai calon Wabup datang dari masyarakat Panjalu.

Dengan latar belakangnya sebagai purnawirawan kepolisian, Nurfallah merasa terpanggil untuk berkontribusi bagi daerah.

“Harapan saya, silaturahmi ini menjadi awal dari proses politik yang sehat dan terbuka dalam menemukan figur terbaik untuk mendampingi Bupati Herdiat memimpin Ciamis,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nurfallah menilai PKB sebagai salah satu partai yang memiliki peran strategis dalam kontestasi politik di Ciamis.

Dengan jumlah kursi yang signifikan di DPRD, PKB dianggap sebagai kunci penting dalam pembentukan koalisi menuju Pilkada mendatang.

“Saya melihat PKB sebagai partai yang terbuka untuk berdiskusi. Mereka sudah membuka pintu komunikasi, dan ini awal yang baik,” tandasnya.

(Pepi Irawan/PasundanNews.com)