BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Banjar menggelar Expose Lomba Desa/Kelurahan sebagai bagian dari rangkaian penilaian Anugerah Gapura Sri Baduga Tahun 2025.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Tarum Patroman dan dihadiri oleh para kepala desa, lurah, serta tim penilai dari berbagai instansi terkait, Rabu (10/9/2025).
Expose ini merupakan tahapan penting dalam evaluasi kinerja desa dan kelurahan tingkat kota yang mencakup pemaparan program, inovasi, serta klarifikasi lapangan.
Penilaian dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi, dengan tujuan mendorong desa dan kelurahan untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan pembangunan masyarakat.
Plt. Kepala DPMD Kota Banjar, Eddy Nurjaman menjelaskan, kegiatan ini menjadi sarana untuk mengukur sejauh mana desa dan kelurahan mampu mengelola potensi yang dimiliki.
Baca Juga : Fraksi PKS DPRD Kota Banjar Soroti Efisiensi Anggaran dan Strategi Pencegahan Penyakit dalam Dua Raperda Strategis
“Anugerah Gapura Sri Baduga bukan hanya ajang lomba, tapi upaya serius untuk mendorong tata kelola pemerintahan desa dan kelurahan yang inovatif, responsif, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam tahap pemaparan yang berlangsung hari ini, lima peserta mempresentasikan kinerja dan inovasi mereka, yaitu Desa Balokang, Desa Karyamukti, Desa Kujangsari, Kelurahan Banjar, dan Kelurahan Pataruman.
Presentasi dihadiri oleh tim penilai, termasuk unsur PKK dan akademisi, dengan bobot penilaian 30 persen dari total keseluruhan nilai. Masing-masing peserta menyampaikan program unggulan, inovasi lokal, dan capaian pelayanan publik.
Tahap berikutnya adalah klarifikasi lapangan yang akan dilaksanakan pada 16-18 September 2025. Tim penilai akan turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi dokumen, menilai dampak inovasi, serta melihat implementasi program unggulan yang telah disampaikan dalam pemaparan.
Eddy Nurjaman menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran antar-desa dan kelurahan.
“Kami ingin menghadirkan kompetisi yang sehat dan berorientasi pada kemajuan. Harapannya, seluruh desa dan kelurahan di Kota Banjar dapat termotivasi untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik,” jelasnya.
Dengan sistem penilaian yang transparan melalui platform evkindeskeljabar.id, serta partisipasi aktif seluruh peserta, Anugerah Gapura Sri Baduga diharapkan mampu menciptakan perubahan positif dan memperkuat peran desa dan kelurahan sebagai ujung tombak pembangunan daerah di Jawa Barat.
(Hermanto/PasundanNews.com)



















































