BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Pemerintah Desa Raharja bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mitra Raharja Sejahtera mengembangkan program ketahanan pangan melalui Green House Grapedia Raharja. Lokasi green house ini berada di Dusun Randegan 1, RT 16 RW 07, Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat.
Green house tersebut berdiri di atas lahan seluas 17 x 7 meter dan ditanami sebanyak 24 pohon anggur dari berbagai varietas unggulan.
Jenis anggur yang dibudidayakan meliputi anggur Ilaria sebanyak 12 pohon, Borispen sebanyak 6 pohon sebagai anggur merah, serta Lorano sebanyak 6 pohon sebagai anggur hitam.
Ketua BUMDes Mitra Raharja Sejahtera, Yudi Gunawan, mengatakan, pengembangan Green House Grapedia Raharja merupakan salah satu inovasi desa dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan potensi ekonomi masyarakat.
“Program ini kami rancang agar desa memiliki sumber pangan mandiri yang bernilai ekonomi tinggi,” ujarnya, Kamis (8/1/2025).
Baca Juga :Sekdes dan Kasi Kesmas Berganti, Pemdes Raharja Resmi Lantik Perangkat Desa Baru
Lanjut Yudi, seluruh kegiatan operasional green house dikelola langsung oleh BUMDes dengan dukungan dana sebesar Rp 8.000.000 yang bersumber dari anggaran BUMDes. Dana tersebut digunakan untuk pembelian bibit, perawatan tanaman, serta kebutuhan operasional lainnya.
“Kami optimalkan anggaran yang ada agar hasilnya bisa maksimal dan berkelanjutan,” katanya.
Ia menambahkan, pemilihan tanaman anggur didasarkan pada nilai jual yang relatif tinggi serta peluang pasar yang menjanjikan. Selain itu, sistem green house dipilih untuk menjaga kualitas tanaman dan meminimalkan resiko gangguan cuaca maupun hama.
“Dengan green house, perawatan lebih terkontrol dan hasil panen diharapkan lebih optimal,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Raharja, Yayat Ruhiyat, mengapresiasi langkah BUMDes dalam mengembangkan program ketahanan pangan berbasis pertanian modern.
“Ini bentuk nyata inovasi desa dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan ekonomi,” ujarnya.
Yayat juga berharap program tersebut mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik dari sisi pemenuhan pangan maupun peningkatan pendapatan desa.
“Jika berhasil, ke depan bisa dikembangkan lebih luas dan melibatkan masyarakat sekitar,” katanya.
Saat ini, tanaman anggur di Green House Grapedia Raharja ditargetkan akan memasuki masa panen sekitar empat bulan ke depan sejak ditanam pada bulan September 2025.
Pemerintah desa dan BUMDes optimistis hasil panen nantinya dapat menjadi sumber pendapatan baru sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Desa Raharja. (Hermanto/PasundanNews.com)




















































