BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Penyaluran bantuan pangan dari pemerintah melalui Perum BULOG kembali digelar di Kelurahan Banjar, Senin (30/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula kelurahan tersebut menyasar 1.644 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima paket beras dan minyak goreng.
Bantuan yang diberikan mencakup 10 kilogram beras dan 4 kilogram minyak goreng untuk alokasi Februari hingga Maret. Program ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.
Sejak pagi hari, warga sudah memadati lokasi penyaluran. Mereka mengantri dengan tertib sambil menunggu giliran pengambilan bantuan. Petugas terlihat mengatur alur distribusi agar tetap lancar dan tidak menimbulkan kerumunan.
Bagi banyak warga, bantuan tersebut sangat berarti di tengah meningkatnya harga kebutuhan pokok. Tidak sedikit yang mengaku bantuan ini membantu meringankan beban pengeluaran harian, terutama untuk kebutuhan dapur.
Baca Juga :Pernah Bersaing di Pilwalkot Banjar, Dua Publik Figur ini Bertemu saat Pesta Demokrasi di Desa Raharja
Seorang warga penerima manfaat, Tatang, menyampaikan rasa syukurnya setelah menerima bantuan. Ia menilai program ini sangat membantu masyarakat kecil yang terdampak kenaikan harga bahan pokok. “Alhamdulillah, terimakasih dan ini sangat membantu kami,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberlanjutan program menjadi hal yang penting agar lebih banyak warga bisa merasakan manfaat yang sama. Ia berharap pemerintah tetap konsisten menyalurkan bantuan serupa di masa mendatang.
Sementara itu, Lurah Banjar, Hendi Sumantri, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data P3KE dari pemerintah pusat agar tepat sasaran.
“Kami berupaya memastikan bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. Penyaluran dilakukan berdasarkan data P3KE dari pemerintah pusat agar tepat sasaran,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pihak kelurahan turut mengawasi jalannya distribusi agar berlangsung tertib dan aman. Program bantuan pangan ini diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjaga daya beli di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan warga. (Hermanto/PasundanNews.com)



















































