Diskusi Rakyat di DPRD Jawa Barat, HMI dan Aliansi Sipil Kawal Isu Tunjangan Dewan. Foto/Istimewa

BERITA JABAR, PASUNDANNEWS.COM – Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jawa Barat menggelar aksi bertajuk “Diskusi Rakyat dan Mimbar Bebas” di Gedung DPRD Jawa Barat, Selasa (16/9/2026) pukul 15.00 WIB.

Agenda ini menjadi wadah kritik publik terhadap kebijakan tunjangan DPRD Jabar yang dinilai fantastis namun kontribusinya minim.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber, di antaranya Akmam Aminullah (Presma Ekuitas), Yoga (Koordinator Daerah BEM Nusantara Jawa Barat), serta Ace mewakili elemen warga sipil.

“Diskusi ini terbuka untuk umum sebagai bentuk partisipasi rakyat dan mahasiswa dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah,” ujar Ketua Bidang Perguruan Tinggi dan Kepemudaan Badko HMI Jawa Barat, Hilman Hadafi.

Baca Juga : HMI Banjar Kecam Dugaan Penggelapan Dana Diklatpim yang Dilakukan Oknum Kepala Dinas

Dengan mengusung tema “Tolak Tunjangan Fantastis, Kontribusi Minimalis DPRD Jawa Barat”, forum ini bertujuan mendorong transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan wakil rakyat terhadap kepentingan masyarakat Jawa Barat.

Hilman menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kritik, melainkan bagian dari gerakan “17+8 Tuntutan Rakyat” untuk memastikan DPRD Jabar benar-benar bekerja sesuai amanah rakyat.

“Ini bentuk nyata dari upaya mengawal dan memantau kebijakan. Kita tidak ingin wakil rakyat hanya menikmati fasilitas, sementara kontribusinya minim terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Hilman.

Acara ini juga menjadi momentum konsolidasi gerakan mahasiswa, organisasi masyarakat sipil, dan warga Jawa Barat untuk memperkuat demokrasi partisipatif serta mendorong DPRD lebih responsif terhadap suara rakyat.

(Herdi/PasundanNews.com)