Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto/Istimewa

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menarik perhatian publik dengan pernyataannya yang menyebut Kota Banjar sebagai kota “paling ripuh” (paling sengsara) se-Jawa Barat.

Selain itu, ia juga menilai Kabupaten Pangandaran sebagai kabupaten “setengah sekarat” dan Purwakarta “setengah kaya.”

Pernyataan ini disampaikan saat sambutan acara Komitmen Bersama antara Gubernur, Bupati, Wali Kota se-Jawa Barat dengan KPK Bidang Pencegahan dan BPKP di Bale Pakuan Bandung beberapa waktu lalu.

“Pangandaran setengah sekarat. Purwakarta setengah kaya dan Banjar jadi kota paling ripuh se-Jabar. Tepuk tangan buat karipuhnya. Kota Banjar ini harus kita bantu,” ujar KDM sapaan akrab Dedi Mulyadi dalam video singkat yang viral di media sosial.

Menanggapi pernyataan tersebut, Wali Kota Banjar, H. Sudarsono, memberikan klarifikasi pada Senin (9/6/2025).

Ia menjelaskan bahwa pernyataan Gubernur KDM itu disampaikan dalam konteks guyonan saat sambutan acara resmi tersebut.

Baca Juga :Dedi Mulyadi Resmikan Inovasi JIDA, Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Jawa Barat

“Itu hanya guyonan, karena Pak Gubernur mendapatkan masukan dari tiktok Gubernur, bahwa warga Banjar banyak yang curhat soal pembangunan yang dilakukan Wali Kota baru,” kata Sudarsono.

Menurut Sudarsono, guyonan tersebut menunjukkan kepedulian Gubernur terhadap Kota Banjar.

“Guyonan Gubernur itu saking ku nyaah ka Kota Banjar (saking sayang ke Kota Banjar). Daerah yang sering disebut Banjar dan Pangandaran urusan karipuh. Dalam hal ini, Pa Gubernur mau membantunya kepada Banjar dan Pangandaran,” jelasnya.

Meski demikian, Sudarsono berharap pernyataan tersebut bisa menjadi motivasi untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pembangunan di Kota Banjar.

“Kendati penilaian Gubernur Jabar itu sebagai guyonan, diharapkan ini menjadi hikmah untuk semua, spirit perbaikan untuk kemajuan Banjar berdaya, bangun masagi (maju, adil, sejahtera, agamis, dan inovatif) ke depan,” ujarnya.

Sudaraono juga mengajak semua elemen masyarakat untuk bersatu dan bergerak maju demi kemajuan Kota Banjar.

“Saatnya semua bangkit dan bergerak untuk kemajuan Kota Banjar. Baik masyarakat, pelaku usaha, ASN, dan semua pihak lainnya untuk mewujudkan Banjar yang masagi dan istimewa sesuai asta cita Presiden,” pungkasnya.

(Hermanto/PasundanNews.com)