BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Sebanyak 22,5 persen jalan di Kota Banjar tercatat mengalami kerusakan. Hal ini menjadi perhatian pemerintah daerah dan provinsi.
Menurut data dari Dinas PUPR Banjar total panjang jalan kota 253,086 km, 12,656 persen dalam kondisi rusak ringan dan 9,901 persen rusak berat.
Kondisi ini memicu langkah konkret dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), untuk memperbaiki infrastruktur jalan tersebut.
Melalui sebuah video singkat yang juga melibatkan Wali Kota Banjar Sudarsono, KDM menyatakan untuk menuntaskan perbaikan jalan yang rusak secara bertahap dalam tiga tahun ke depan.
“Ka wargi Banjar, sim kuring oge uninga di Banjar teh seueur jalan butut. Tapi, pemerintah provinsi sareng pemerintah Kota Banjar baris gawe bareng ngarengsekeun jalanna bertahap. Tah pokokna dijamin 3 tahun jalan di Banjar leucir,” tegas KDM dalam video tersebut.
Data yang dihimpun Dinas PUPR Banjar merupakan hasil survei kondisi jalan yang dilakukan pada periode 30 Oktober hingga 18 Desember 2024.
Survei ini meliputi 154 ruas jalan dengan panjang total lebih dari 253 km.
Baca Juga :Perumdam Tirta Anom Kota Banjar Luncurkan Program Pemutihan Piutang untuk Pelanggan Nonaktif
Namun, Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kota Banjar, Harun Alrasyid, menegaskan bahwa data ini hanya mencakup jalan milik pemerintah kota, dan belum termasuk jalan desa, provinsi, maupun nasional.
Untuk memastikan akurasi data, survei kondisi jalan dilakukan dengan melibatkan tim verifikator dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta-Jawa Barat dan Satuan Kerja Pembangunan Jalan Nasional (Satker P2JN) Jawa Barat.
Strategi percepatan perbaikan jalan tengah disiapkan oleh pemerintah provinsi dan kota sebagai tindak lanjut janji Gubernur Dedi Mulyadi.
Harun menambahkan, perbaikan jalan akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan anggaran dan prioritas ruas jalan yang paling rusak.
Pemerintah berharap perbaikan infrastruktur jalan ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga, tetapi juga mendorong percepatan pembangunan dan perekonomian di Kota Banjar.
Komitmen bersama pemerintah provinsi dan kota menjadi kunci utama dalam mewujudkan target perbaikan dalam kurun waktu tiga tahun mendatang.
Dengan adanya perhatian serius dari Gubernur dan dukungan Wali Kota, warga Kota Banjar pun berharap kondisi jalan yang selama ini mengganggu mobilitas dan aktivitas sehari-hari segera teratasi secara signifikan.
(Hermanto/PasundanNews.com)



















































