Dispar Ciamis Percepat Pengembangan 57 Desa Wisata untuk Dongkrak Ekonomi dan Kunjungan Wisatawan. Foto/Pepi Irawan.PasundanNews.com

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Ciamis menjadikan pengembangan desa wisata sebagai salah satu strategi utama untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan pada 2026.

Komitmen tersebut mengemuka dalam evaluasi kinerja Semester I Tahun 2026 yang digelar di salah satu hotel di Ciamis, Rabu (22/7/2026).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Heryan Rusyandi, mengatakan evaluasi semester pertama menjadi momentum untuk mengukur capaian program sekaligus memperkuat langkah pada paruh kedua tahun ini.

Menurutnya, seluruh program diarahkan pada tiga indikator kinerja utama, yakni pengembangan destinasi wisata, penguatan sektor ekonomi kreatif, serta peningkatan pemasaran pariwisata.

“Kami terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas melalui pengembangan sektor pariwisata. Selain itu, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan juga menjadi salah satu target utama yang ingin kami capai,” ujar Heryan.

Ia menjelaskan, salah satu fokus terbesar Dispar Ciamis tahun ini adalah meningkatkan kualitas 57 desa wisata yang telah ditetapkan di berbagai wilayah Kabupaten Ciamis.

Baca Juga :Penghimpunan ZIS BAZNAS Ciamis Lampaui Target, Digitalisasi SiMBA Perkuat Akuntabilitas Dana Umat CIAMIS

Saat ini, sebanyak 11 desa telah berada pada kategori Desa Wisata Berkembang, sedangkan 46 desa lainnya masih berstatus Desa Wisata Rintisan.

Dispar menargetkan desa-desa yang masih berada pada tahap rintisan dapat naik ke level berkembang.

Sementara desa yang sudah berkembang akan didorong agar memenuhi kriteria sebagai Desa Wisata Maju, bahkan secara bertahap diarahkan menjadi Desa Wisata Mandiri.

“Target kami adalah seluruh desa wisata terus mengalami peningkatan level. Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan seluruh pihak, kami optimistis kualitas pengelolaan desa wisata di Ciamis akan semakin baik,” katanya.

Heryan menambahkan, mayoritas desa wisata di Kabupaten Ciamis memiliki potensi unggulan berupa kekayaan budaya, tradisi lokal, serta panorama alam yang dinilai mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Selain mengevaluasi capaian program, Dispar juga mencatat realisasi anggaran yang menunjukkan perkembangan positif.

Hingga akhir Semester I Tahun 2026, serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dikelola Dinas Pariwisata telah mencapai sekitar 64 persen.

Menurut Heryan, capaian tersebut menjadi modal untuk menuntaskan seluruh program prioritas pada semester kedua.

Pihaknya optimistis seluruh target kegiatan maupun penyerapan anggaran dapat direalisasikan secara maksimal hingga akhir tahun.

“Kami akan terus mengoptimalkan pelaksanaan program pada semester kedua agar seluruh target kinerja dan penyerapan anggaran dapat tercapai sesuai perencanaan,” pungkasnya. (Pepi Irawan/PasundanNews.com)