Kabid Kebersihan dan Pertamanan DPRKPLH Kabupaten Ciamis, Giyatno. Foto/Hendry.PasundanNews.com

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Dinas PRKPLH Kabupaten Ciamis melakukan penyisiran pohon rawan tumbang yang dirasa membahayakan masyarakat, Senin, (29/3/2021).

Hal ini sebagai bentuk kewaspadaan dan antisipasi terhadap intensitas curah hujan yang tinggi beberapa minggu terakhir.

“Sebagai salah satu antisipasi di musim hujan saat ini, dengan memangkas ranting-ranting pohon besar yabg ada dipinggir jalan,” kata Kabid Kebersihan dan Pertamanan DPRKPLH Ciamis Giyatno.

Giyatno mengatakan, pihaknya telah menerjunkan tim untuk berkeliling di wilayah perkotaan Ciamis menyisir pohon-pohon besar yang berpotensi tumbang.

“Dengan menggunakan truk crane kecil dan truk sampah, petugas berkeliling disekitar jalan protokol dan jalan nasional memonitor pohon yang berpotensi membahayakan masyarakat,” katanya.

Salah satunya, lanjut giyatno, petugas menyisir pohon yang ada di Jalan Ahmad Yani. Petugas memangkas pohon yang dianggap akan tumbang bahkan nyaris mati.

“Dengan menggunakan gergaji mesin dan truk crane petugas langsung menebang pohon yang dirasa akan tumbang dan membahayakan,” tuturnya.

Giyatno menambahkan, fokus pemangkasan pohon ini terhadap pohon-pohon yang dinilai berisiko lebih tinggi dan membahayakan masyarakat.

Selain itu, letak pohon yang berada di tepi jalan dengan lalu lintas yang padat juga menjadi sasaran utama.

“Pohon-pohon besar yang berakar serabut seperti pohon trembesi dengan usia pohon yang sudah tua, itu yang lebih kita diperhatikan,” katanya.

Giyatno pun mengimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan. Pihaknya tidak melarang masyarakat yang hendak melakukan pembersihan secara mandiri terhadap pohon yang berpotensi mengancam keselamatan warga.

Namun, pihaknya juga meminta agar masyarakat melakukan koordinasi terlebih dahulu sebelum melakukan pembersihan atau pemangkasan pohon.

“Diharapkan semua pihak bisa turut bekerja sama dalam mengantisipasi bencana yang mungkin saja terjadi,” pungkasnya.