Beranda Sukabumi

BKKBN Ganti Tagline “Berencana Itu Keren” Pada Sosialisasi Bangga Kencana di Sukabumi

Anggota Komisi IX DPR RI dr. Ribka Tjiptaning bersama BKKBN Jawa Barat dalam mensosialisasikan Program Bangga Bencana
SUKABUMI, PASUNDANNEWS – Di pertengahan Bulan Januari tahun 2020, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memiliki wajah baru.
Ya, BKKBN baru telah mengalami metamorfosis dengan re-branding. Bukan hanya logo saja yang di re-branding, tetapi juga tagline, jingle dan nama program pun bermetamorfosis.
Logo BKKBN yang semula merupakan ikon yang terdiri dari bapak, ibu dan dua orang anak yang saling berpegangan tangan, yang berada dibawah naungan lengkungan berwarna biru muda, bermetamorfosis menjadi lambang cinta yaitu hati.
Bentuk ini merepresentasikan, awal sebuah perencanaan berasal dari kasih sayang keluarga dan keharmonisan keluarga, yang didukung dengan lingkungan yang selalu mendukung.
Demikian pula tagline yang semula “Dua anak cukup” berubah menjadi “Berencana Itu Keren,” dan nama program yang semula “Program KKBPK” diubah menjadi “Program Bangga Kencana”. Serta jingle terbaru BKKBN, meski masih menggunakan lagu Mars KB yang lama tetapi di tata dan di aransemen ulang dengan aransemen yang lebih kekinian.
“Ada perubahan strategi penggarapan program. Dulu difokuskan pada masalah kependudukan dan Keluarga Berencana (KB), sekarang lebih fokus pada pembangunan keluarga,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Drs. H. Uung Kusmana saat mendampingi komisi IX DPR RI dr. Ribka Tjiptaning, dalam kegiatan Sosialisasi Pembangunan Keluarga bersama Mitra Kerja tahun 2020 yang dilaksanakan di Kampung Nyenang Desa Kelaparea Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi, Senin (19/10/2020).
Baca Juga: Dapat Dukungan Penuh Komisi IX DPR RI, BKKBN Optimis Wujudkan Generasi Berkarakter
“Re-branding ini bertujuan agar BKKBN bisa di terima oleh generasi muda terutama generasi millenial dan zillenial dan mampu menyesuaikan dengan perubahan lingkungan yang demikian cepat”. Jelasnya.
“Saya mengharapkan remaja dapat menjadi motivator program Bangga Kencana melalui kegiatan remaja. Remaja yang luar biasa harus tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan remaja juga merupakan calon Pasangan Usia Subur yang akan membentuk keluarga dan merupakan calon orang tua bagi anak-anaknya, harus memiliki perencanaan dan kesiapan berkeluarga”. Harapnya
“Keluarga sejahtera merupakan dambaan dan harapan dari setiap keluarga untuk saling berbagi perasaan, cinta kasih, serta materi. Untuk mencapai kondisi tersebut bukan suatu yang tidak mungkin terjadi apabila setiap anggota keluarga menerapkan fungsi-fungsi yang seharusnya berjalan di dalam kehidupan keluarga. Fungsi yang dimaksud dikenal sebagai Delapan Fungsi Keluarga yang diantaranya adalah Fungsi Agama, fungsi sosial budaya, fungsi cinta kasih, fungsi perlindungan, fungsi Reproduksi, fungsi sosialisasi pendidikan, fungsi ekonomi dan fungsi lingkungan. Menjalankan keseluruhan fungsi tersebut dengan baik tentu bukan hal mudah. Karena itu, setiap keluarga harus mempunyai arah dan tujuan ke depan. Diharapkan dengan melaksanakan delapan fungsi tersebut, keluarga Indonesia dapat menjadi keluarga yang sejahtera dan berkualitas.” Tutup Kusmana.
Baca Juga: Komisi IX DPR RI dan BKKBN Jabar Maksimalkan 8 Fungsi Keluarga
Sementara itu Anggota Komisi IX DPR RI dr. Ribka Tjiptaning, mengatakan.
“Belakangan banyak ketidakpastian. Kondisi itu membuat orang sulit merencanakan masa depan. Hal itu membuat orang jadi jengkel. Bagi sebagian orang, rasa stres dan cemas menghadapi pandemi corona bisa sampai mengganggu kesehatan mental. Untuk itu, diharapkan masyarakat agar tetap menjaga kondisi kesehatan dan jangan stress menghadapi pandemi ini. Kita semua berharap pandemi ini segera berakhir dan keadaan segera membaik.” Harapnya.
Dalam Sosialisasi Pembangunan Keluarga bersama Mitra Kerja ini juga dihadir Kepala Dinas KB Kabupaten Sukabumi Drs. H. Hasanudin, MM.
Di akhir acara sosialisasi, Anggota Komisi IX DPR RI, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat dan BKKBN Kota Bekasi, membagikan sembako dan alat pencuci tangan (wastafel) secara simbolis kepada masyarakat. Pembagian sembako ini nantinya akan diserahkan kepada masyarakat di Kampung Nyenang Desa Kalaparea Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi. (Red)