BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, mengajak para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap berperan aktif memberikan pemikiran dan masukan bagi pembangunan daerah.

Ajakan tersebut disampaikan Herdiat saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Ciamis.

Menurut Herdiat, masa purna tugas bukan berarti berakhirnya kesempatan untuk mengabdi kepada masyarakat. Pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki para pensiunan ASN justru menjadi potensi penting dalam mendukung kemajuan daerah.

“Para pengurus dan anggota PWRI adalah orang-orang berpengalaman. Kami sangat berharap sumbangsih pemikiran, pengalaman, serta masukan dari para senior untuk terus mengawal pembangunan di Kabupaten Ciamis,” ujar Herdiat, Rabu (21/10/2026).

Muscab PWRI Kabupaten Ciamis kali ini mengangkat tema “Dengan Berpikir Cerdas dan Ikhlas, PWRI Peduli Tiga Generasi Usia Dini, Usia Dewasa, dan Lansia”.

Tema tersebut mencerminkan komitmen organisasi untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat lintas generasi, sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah daerah.

Dalam kesempatan itu, Herdiat juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan suasana kekeluargaan selama berlangsungnya proses pergantian kepengurusan organisasi.

Ia berharap Muscab dapat menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa PWRI semakin maju tanpa menimbulkan perpecahan di antara anggota.

Baca Juga :FKUB Ciamis Tembus Ajang Internasional King Hamad Award 2026, Perkenalkan Kerukunan Umat Beragama ke Dunia

“Siapapun yang terpilih nanti, jangan sampai terjadi gesekan. Kita harus tetap saling mendukung demi kesinambungan dan kemajuan PWRI ke depan,” tegasnya.

Herdiat menilai, soliditas organisasi menjadi modal utama agar PWRI dapat menjalankan program secara berkelanjutan dan tetap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Selain membahas peran organisasi, Bupati Ciamis turut menyinggung kondisi fiskal daerah yang masih menghadapi sejumlah tantangan.

Ia mengungkapkan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ciamis pernah mencapai sekitar Rp3,1 triliun pada 2019, sebelum pandemi COVID-19.

Namun, setelah melewati pandemi dan berbagai kebijakan penyesuaian anggaran, kemampuan keuangan daerah mengalami penurunan.

Saat ini, APBD Kabupaten Ciamis berada pada kisaran Rp2,3 triliun atau berkurang sekitar Rp800 miliar dibandingkan kondisi sebelumnya.

Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Ciamis tercatat sekitar Rp376 miliar yang turut menopang berbagai kebutuhan daerah, termasuk pelayanan kesehatan melalui BLUD RSUD dan kebutuhan terkait penerangan jalan umum.

Baca Juga :Antisipasi Penurunan Debit Air saat Kemarau, Perumdam Tirta Galuh Ciamis Sarankan Warga Miliki Tandon

Keterbatasan anggaran tersebut, menurut Herdiat, menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam menjalankan program pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik.

Meski demikian, ia mengaku bersyukur karena masyarakat Ciamis memiliki semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tinggi.

Kekompakan masyarakat bersama pemerintah dinilai menjadi salah satu faktor penting di balik berbagai capaian daerah, termasuk penghargaan kebersihan di tingkat ASEAN.

Herdiat berharap budaya kebersamaan tersebut terus dipertahankan, termasuk melalui keterlibatan para anggota PWRI dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Di penghujung sambutannya, Herdiat turut menyampaikan pesan kepada para pensiunan ASN agar tetap menjaga kesehatan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kualitas ibadah.

Ia mengingatkan bahwa masa purna tugas dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak kegiatan positif dan memperkuat hubungan dengan sesama.

“Semua ASN cita-citanya sama, yaitu husnul khotimah dan lulus di akhirat. Kita yang sudah memasuki usia purna tugas, khususnya 70 tahun ke atas, hendaknya makin memperbanyak ibadah, mempererat silaturahmi, dan senantiasa mengingat kematian,” pesannya.(Pepi Irawan/PasundanNews.com)