BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Pemerintah Kota Banjar menganggarkan sekitar Rp1 miliar dari APBD 2026 untuk pekerjaan rekonstruksi jalan di kawasan Cilengkong dan Sungai Cikembang.
Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan infrastruktur serta ketersediaan anggaran daerah.
Wali Kota Banjar, H. Sudarsono, meninjau langsung pekerjaan rekonstruksi jalan tersebut, Kamis (15/10/2026).
Peninjauan dilakukan untuk melihat pelaksanaan pekerjaan sekaligus memastikan penanganan infrastruktur berjalan sesuai rencana.
Turut hadir Wakil Wali Kota Banjar, H Supriana, Sekretaris Daerah, Asisten Daerah II, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Kepala Bappelitbangda, serta Kepala Dinas Perhubungan.
Sudarsono menjelaskan, pekerjaan rekonstruksi jalan dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama mencakup ruas jalan kawasan Cilengkong, sedangkan tahap berikutnya dilanjutkan pada ruas jalan di kawasan Sungai Cikembang.
“Jalan ini dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama di Cilengkong, kemudian tahap kedua sekitar 250 meter akan dilanjutkan dari Sungai Cikembang,” ujar Sudarsono saat memberikan keterangan di lokasi pekerjaan.
Secara keseluruhan, panjang jalan yang direncanakan untuk ditangani mencapai sekitar 750 meter.
Sementara itu, bagian jalan yang belum tertangani akan dipertimbangkan untuk dilanjutkan pada tahun berikutnya, dengan menyesuaikan perencanaan dan kemampuan keuangan daerah.
Baca Juga :KolaborAksi Bersama Jabar Bergerak, Warga Binaan Lapas Banjar Turun Tangan Bedah Rumah Unus
Menurut Sudarsono, peningkatan infrastruktur jalan menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota Banjar karena berkaitan langsung dengan kelancaran mobilitas dan aktivitas masyarakat.
Ia menegaskan, penanganan infrastruktur tidak hanya difokuskan pada satu lokasi. Pemerintah daerah akan melihat kondisi jalan dan tingkat kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah untuk menentukan prioritas pembangunan.
“Semua menjadi prioritas. Jalan yang paling dibutuhkan masyarakat akan kita lihat dan tangani secara bertahap,” ungkapnya.
Selain pekerjaan yang bersumber dari APBD Kota Banjar, Sudarsono juga menyinggung penanganan jalan melalui bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Salah satunya berada di kawasan depan Kecamatan Pataruman, termasuk ruas jalan yang disebut melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD).
Pemkot Banjar juga merencanakan pemeliharaan jalan dengan total panjang penanganan sekitar 30 kilometer. Program ini diharapkan dapat menjaga kondisi jalan tetap layak digunakan sekaligus mendukung kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Melalui rekonstruksi dan pemeliharaan yang dilaksanakan secara bertahap, Pemerintah Kota Banjar berharap kualitas infrastruktur jalan semakin baik dan mampu menunjang aktivitas sosial maupun perekonomian masyarakat.
Pemerintah daerah juga berupaya memastikan penanganan jalan dilaksanakan berdasarkan kebutuhan di lapangan, sehingga anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efektif untuk mendukung pembangunan daerah. (Hermanto/PasundanNews.com)



















































