BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Perumdam Tirta Galuh Kabupaten Ciamis mengingatkan pelanggan agar memiliki cadangan air bersih di rumah untuk menghadapi potensi gangguan distribusi selama musim kemarau.
Penyediaan tandon air secara mandiri menjadi salah satu langkah antisipasi ketika debit sumber air baku mengalami penurunan atau terjadi penghentian aliran sementara akibat pemeliharaan jaringan.
Kasubag Humas Perumdam Tirta Galuh Ciamis, Reza Nur Fajri, mengatakan bahwa secara keseluruhan pelayanan air bersih kepada pelanggan hingga saat ini masih berjalan normal dan terkendali.
Meski demikian, pihaknya tetap melakukan sejumlah penyesuaian distribusi, terutama pada wilayah yang terdampak perubahan debit sumber air baku.
“Secara umum pasokan air untuk wilayah pelayanan masih tercover dengan aman. Namun, karena adanya penurunan debit air baku saat musim kemarau, kami menerapkan penyesuaian jadwal pendistribusian di beberapa titik untuk mencegah masuknya udara atau terjebak angin di dalam pipa distribusi,” ujar Reza, Selasa (20/10/2026).
Baca Juga :Ribuan Botol Miras Dimusnahkan Polres Ciamis, Bupati Herdiat Dorong Penguatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat
Menurutnya, pengaturan aliran tersebut diperlukan untuk menjaga kestabilan tekanan sekaligus menghindari gangguan teknis pada jaringan perpipaan.
Untuk mempertahankan ketersediaan air, Perumdam Tirta Galuh juga mengoptimalkan sejumlah sumber air baku, di antaranya yang berada di wilayah Sindangrasa, Sindangkasih, dan Cihaurbeuti.
Selain itu, petugas teknis diterjunkan secara bergantian sejak pagi hingga malam untuk memeriksa kondisi jaringan, memantau tekanan, serta memastikan distribusi berjalan sesuai kebutuhan pelanggan.
Reza menjelaskan, perubahan jadwal pengaliran air sebenarnya bukan hal baru bagi sebagian pelanggan, khususnya mereka yang telah lama menggunakan layanan Perumdam Tirta Galuh.
Namun, pelanggan yang baru terhubung dengan jaringan perpipaan terkadang belum memahami adanya sistem pengaturan distribusi ketika ketersediaan air baku mengalami penurunan.
Karena itu, pihaknya mengajak masyarakat meningkatkan kesiapan dengan menyediakan tempat penyimpanan air yang memadai untuk kebutuhan sehari-hari.
Perumdam Tirta Galuh Anjurkan Tandon Minimal 500 Liter
Reza menyarankan setiap rumah tangga menyediakan tandon berkapasitas setidaknya 500 liter sebagai cadangan untuk memenuhi kebutuhan air harian.
Sementara bagi pelanggan yang membutuhkan penampungan lebih besar, seperti kapasitas 1.100 liter, pemasangan tandon di bagian bawah bangunan atau ground tank dinilai lebih efektif.
Baca Juga :Pertanian Ciharalang Ciamis Terkendala Irigasi, Kades Muhlis Harapkan Pasokan Air dari Bendungan Leuwikeris
“Idealnya, setiap rumah tangga memiliki tandon air dengan kapasitas minimal 500 liter per hari untuk memenuhi kebutuhan harian. Bagi masyarakat yang ingin memasang kapasitas lebih besar, seperti 1.100 liter, sangat disarankan untuk menempatkan tandon di bagian bawah agar pengisian air tetap optimal dari jaringan tanpa bergantung penuh pada pompa,” jelasnya.
Dengan tersedianya cadangan air, pelanggan diharapkan tetap dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga meskipun sewaktu-waktu terjadi penurunan tekanan maupun penghentian distribusi sementara.
Di sisi lain, Perumdam Tirta Galuh memastikan pengawasan terhadap jaringan perpipaan dan sumber air baku akan terus dilakukan selama musim kemarau.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kesinambungan pelayanan sekaligus mengupayakan pemerataan pasokan air bersih bagi pelanggan di Kabupaten Ciamis. (Pepi Irawan/PasundanNews.com)



















































